alhamdulillah gue udah bisa ngepost artikel buat kalian semua , semoga bermanfaat kawan
Kamis, 22 Januari 2015
Bersikap Bijak Pada Ajaran WALI SONGO (Ustadz Abu Ahmad Zainal Abidin, Lc)
Label:
Kisah Islam,
Lain-Lain
Alhamdulillah berikut kami hadirkan rekaman
kajian umum “Tabligh Akbar Ramadhan 1433H” bersama Al-Ustadz Abu Ahmad
Zainal Abidin, Lc diselenggarakan di Masjid Jami’ Amar Ma’ruf Bulak
Kapal, Bekasi Timur. Pada hari Ahad, 9 Ramadhan 1433H / 29 Juli 2012
kemarin.Tema yang disampikan ”Bersikap Bijak Pada Ajaran Wali Songo “ (Merujuk kitab “Kropak Farara” buah pena Sunan Bonang).
Carut Marut Hikayat Walisongo
Sejarah masuknya Islam di Indonesia sungguh penuh dengan carut-marut karena sejak dahulu bangsa Indonesia memang lemah dalam sistim dokumentasi. Akibatnya, sejarah Indonesia sebelum datangnya bangsa Belanda selalu ada beberapa versi karena selalu ada distorsi dari pelaku sejarah maupun dari masyarakat yang meneruskan cerita tersebut kepada generasi berikutnya.
Sungguh suatu hal sangat memprihatinkan, bahwa sejarah lahirnya Islam di Jazirah Arabia yang terjadi pada abad ke-7 Masehi dan lahirnya Muhammad Shallallahu’alaihi wa Sallam [581 M], wafat [632 M] dan penggantinya Abu Bakar [632-634 M], Umar Bin Khotob [634-644 M], Usman Bin Affan [644-656 M], Ali Bin Abi Thalib [656-661 M] serta perkembangan Islam selanjutnya dapat terdokumentasi secara jelas. Namun sejarah masuknya Islam di Indonesia yang terjadi 7 abad setelahnya, justru tidak terdokumentasi secara pasti. Barangkali karena alasan itulah maka sejarah tentang walisongo juga penuh dengan carut-marut.
Kisah-kisah individu walisongo penuh dengan nuansa mistik, bahkan tidak hanya nuansa mistik yang menyelimuti kisah walisongo tetapi juga penuh dengan berita-berita bohong. Mistik dan bohong adalah dua hal yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, tetapi mengapa keduanya justru menjadi warna utama kisah para wali yang telah berjasa besar dalam menyebarkan ajaran islam di Indonesia?
Sebagai umat Islam tentu saja kita harus mengembangkan metode berpikir dialektis untuk mengambil hikmah yang sesungguhnya dan meluruskan sejarah yang sebenarnya berdasarkan sumber yang benar.
Berikut adalah dokumen-dokumen yang dipastikan kebenarannya sehubungan dengan kisah-kisah Walisongo:
1. “Het book van Bonang”, buku ini ada di perpustakaan Heiden-Belanda, yang menjadi salah satu dokumen langka dari jaman Walisongo. Kalau tidak dibawa Belanda, mungkin dokumen yang amat penting itu sudah lenyap. Buku ini ditulis oleh Sunan Bonang pada abad 15 yang berisi tentang ajaran-ajaran Islam.
2. “Suluk Linglung”, buku karya Sunan Kalijogo. Buku ini berbeda dengan buku ‘Suluk Linglung’ karya Imam Anom yang banyak beredar.
3. “Kropak Farara”, buku yang amat penting tentang walisongo ini diterjemahkan oleh Prof.Dr. GJW Drewes ke dalam bahasa Belanda dan diterjemahkan oleh Wahyudi ke dalam bahasa Indonesia.
4. “Kitab Walisana”, kitab yang disusun oleh Sunan Giri ini berisi tentang ajaran Islam dan beberapa peristiwa penting dalam perkembangan masuknya agama Islam di tanah Jawa.
Istilah walisongo memang masih kontroversial dan tidak ada dokumen yang dapat dijadikan rujukan untuk menentukan mana yang benar. Istilah walisongo adalah nama sebuah dewan yang beranggotakan 9 orang [A. Wahyudi dan Abu Khalid; Widji Saksono,1995].
Anggota walisongo merupakan orang-orang pilihan dan oleh karena itu oleh orang jawa dinamakan wali. Istilah wali berasal dari bahasa arab aulia, yang artinya orang yang dekat dengan Allah Subhanahu wa ta'ala karena ketakwaannya. Sedangkan istilah songo merujuk kepada penyebaran agama Islam ke segala penjuru. Orang jawa mengenal istilah kiblat papat limo pancer untuk menggambarkan segala penjuru, yaitu utara-timur-selatan-barat disebut kiblat papat dan empat arah diantaranya ditambah pusat disebut limo pancer.
Dalam kitab Kanzul Ulum karya IBNUL BATHUTHAH yang masih tersimpan di perpustakaan istana kasultanan Ottoman di Istambul, pembentukan Walisongo ternyata pertama kali dilakukan oleh sultan Turki, MUHAMMAD I yang menerima laporan dari para saudagar Gujarat {India} bahwa di pulau Jawa jumlah pemelukm agama Islam masih sangat sedikit. Berdasarkan laporan tersebut Sultan MUHAMMAD I membentuk sebuah tim yang beranggotakan 9 orang, yaitu :
1. MAULANA MALIK IBRAHIM, berasal dari Turki, ahli irigasi dan tata pemerintahan
2. MAULANA ISHAQ, berasal dari Samarkan ahli pengobatan
3. MAULANA AHMAD JUMADIL KUBRO, berasal dari Mesir
4. MAULAN MUHAMMAD AL MAGHROBI, berasal dari Maroko
5. MAULANA MALIK ISRO’IL, berasal dari Turki, ahli tata pemerintahan
6. MAULANA MUHAMMAD ALI AKBAR, berasal dari Iran, ahli pengobatan
7. MAULANA HASANUDDIN, dari Palestina
8. Maulana ALIYUDDIN, dari Palestina
9. Syekh SUBAKIR, dari Iran, ahli kemasyarakatan
Inilah walisongo angkatan pertama yang datang ke pulau Jawa pada saat yang tepat, karena Majapahit sendiri pada saat itu sedang dilanda perang saudara, yaitu perang paregreg, sehingga kedatangan mereka tidak begitu mendapat perhatian. Perlu diketahui bahwa tim pertama tersebut bukanlah para ahli agama atau bisa dikatakan bahwa mereka belum mempunyai ilmu agama yang mumpuni. Sultan Muhammad I tidak pernah menyebut tim tersebut dengan nama walisongo. Barangkali istilah walisongo berasal dari masyarakat atau dari tim itu sendiri setelah bekerja beberapa puluh tahun. Adapula kemungkinan bahwa istilah walisongo muncul setelah wali pribumi dari kalangan bangsawan yang masuk kedalam tim.
Karena Maulana Malik Ibrahim sebagai ketua walisongo wafat pada tahun 1419 M, maka pada tahun 1421 M dikirim seorang penyebar Islam baru yang bernama AHMAD ALI RAHMATULLAH dari Champa yang juga keponakan MAULANA ISHAK. Beliau adalah anak IBRAHIM ASMARAKANDI yang menjadi menantu Sultan Campha. Pemilihan Ahmad Ali Rahmatullah yang nantinya sering dipanggil RADEN RAHMAT adalah keputusan yang sangat tepat, karena Raden Rahmat dianggap mempunyai kelebihan [ilmu agama yang lebih dalam] dan putra Mahkota kerajaan Majapahit pada saat itu menikah dengan bibi Raden Rahmat. Oleh karena itu dengan Raden Rahmat menjadi ketua, walisongo berharap agar Prabu KertaWijaya dapat masuk Islam, atau setidak-tidaknya tidak menghalangi penyebarah Islam. Dialog antara Raden Rahmat yang mengajak Prabu KertaWijaya masuk Islam tertulis dalam Kitab Walisana dengan langgam Sinom pupuh IV bait 9-11 dan bait 12-14.
Karena masih kerabat istana, maka Raden Rahmat diberi daerah Ampeldento oleh Raja Majapahit yang kemudian dijadikan markas untuk mendirikan pesantren. Selanjutnya Raden Rahmat dikenal dengan nama SUNAN AMPEL. Menurut Widji Saksono [1995:23-24], kedatangan Raden Rahmat di pulau jawa disertai dua pemuda bangsawan Champha yaitu Raden SANTRI ALI dan ALIM ABU HURAIRAH serta 40 orang pengawal. Selanjutnya Raden Santri Ali dan Alim Abu Hurairah bermukim di Gresik dan dikenal dengan SUNAN GRESIK dan SUNAN MAJAGUNG. Dengan kedatangan Raden Rahmat, maka dapat dikatakan bahwa susunan dewan wali dapat kita sebut angkatan kedua.
Pada tahun 1435 ada dua orang wali yang wafat, yaitu Maulana Malik Isro`il dan Maulana Muhammad Ali Akbar. Dengan meninggalnya dua orang itu, dewan mengajukan permohonan kepada Sultan Turki [tahun 1421 Sultan Muhammad I digantikan oleh sultan MURAD II, yang memimpin sampai tahun 1451 {Barraclough, 1982:48}] untuk dikirimkan dua orang pengganti yang mempunyai kemampuan agama yang lebih mendalam.
Permohonan tersebut dikabulkan dan pada tahun 1436 dikirim dua orang juru dakwah, yaitu :
1. SAYYID JA`FAR SHODIQ, berasal dari Palestina, yang selanjutnya bermukim di Kudus dan dikenal dengan nama SUNAN KUDUS. Dalam buku Babad Demak karya Atmodarminto {2001, disebutkan bahwa Sayyid Ja`far Shodiq adalah satu-satunya anggota walisongo yang paling menguasai Ilmu Fiqih.
2. SYARIF HIDAYATULLAH, berasal dari Palestina yang merupakan ahli strategi perang. Menurut buku Babad Tanah Sunda Babad Cirebon karya PS Sulendraningrat {tanpa tahun}, Syarif Hidayatullah adalah cucu Prabu Siliwangi dari Pajajaran hasil perkawinan Rara Santang dan Sultan Syarif Abdullah dari Mesir. Selanjutnya Syarif Hidayatullah bermukim di Cirebon dan dikenal dengan nama SUNAN GUNUNG JATI.
Dengan kedatangan wali muda tersebut, maka dapat dikatakan bahwa susunan dewan wali dapat kita sebut angkatan ketiga. Nampak dari informasi diatas bahwa ada tiga wali muda yang tentu mempunyai kedalaman ilmu agama yang lebih dibandingkan dengan angkatan sebelumnya.
Pada tahun 1462 dua orang anggota walisongo wafat, yaitu Maulana Hasanuddin dan Maulana Aliyuddin. Sebelum itu ada dua orang anggota wali yang meninggalkan tanah Jawa, yaitu Syekh Subakir pulang ke Persia dan Maulana Ishak berdakwah di Pasai.
Dalam sidang walisongo di Ampeldento, diputuskan bahwa ada empat orang yang masuk dalam dewan walisongo, yaitu:
1. Raden MAKHDUM IBRAHIM, putra Sunan Ampel yang bermukim di desa Mbonang, Tuban. Selanjutnya dikenal dengan nama SUNAN MBONANG.
2. Raden QOSIM, putra Sunan Ampel yang bermukim di lamongan dan dikenal dengan nama SUNAN DRAJAT.
3. Raden PAKU, putra Maulana ISHAQ yang bermukim di Gresik dan selanjutnya dikenal dengan nama SUNAN GIRI.
4. Raden Mas SAID, putra Adipati Tuban yang bermukim di Kadilangu, Demak. Selanjutnya dikenal dengan nama SUNAN KALIJOGO.
Dengan perubahan tersebut, maka dapat dikatakan bahwa susunan dewan wali dapat kita sebut angkatan keempat. Dalam dewan walisongo angkatan keempat ini masih ada dua orang yang bersal dari angkatan pertama, sehingga pada tahun 1463 mereka sudah bertugas di tanah Jawa selama 59 tahun. Dua orang itu adalah Maulana Ahmad Jumadil Qubro yang meninggal pada tahun 1465 dan Maulana Muhammad Al Maghrobi [tidak diketahui tahun berapa wafatnya]. Dalam kitab walisana disebutkan bahwa pada saat Raden FATAH menghadapi SYEKH SITI JENAR, Maulana Muhammad Al Maghrobi masih merupakan tokoh sentral, kuat dugaan bahwa beliau yang mengambil keputusan tentang masalah Syekh Siti Jenar.
Perlu diperhatikan bahwa mulai angkatan keempat ini banyak anggota walisongo yang merupakan putra bangsawan pribumi. Bersamaan dengan itu, orientasi ajaran islam mulai berubah dari Arab Sentris menjadi Islam Kompromistis. Pada saat itulah tubuh walisongo mulai terbelah antara kelompok futi`a dan aba`ah, barangkali pada saat itu pula muncul istilah Walisongo. Isi kitab walisana yang ditulis oleh Sunan Giri II pun yang ditulis pada awal abad 16 banyak berbeda dengan buku-buku sunan Mbonang yang masih menjelaskan ajaran Islam yang murni.
Dengan meninggalnya dua orang wali yang paling tua itu, maka pada tahun 1466 diadakan sidang yang memutuskan memasukkan anggota baru dan mengganti ketua dewan yang sudah berusia lanjut. Ketua dewan yang dipih dalam siding tersebut adalah Sunan GIRI, sedangkan anggota dewan yang masuk adalah :
1. Raden FATAH, putra Raja Majapahit Brawijaya V yang merupakan Adipati Demak.
2. FATHULLAH KHAN, putra Sunan Gunung Jati yang dimaksudkan untuk membantu tugas ayahandanya yang sudah berusia lanjut.
Dengan perubahan tersebut, maka dapat dikatakan bahwa susunan dewan wali dapat kita sebut angkatan kelima.
Setelah Raden Fatah dinobatkan menjadi Sultan Demak Bintara, maka pada tahun 1478, dilakukan perombakan lagi dalam tubu dewan walisongo. Selain Raden Fatah, Sunan Gunung Jati pun lengser karena usianya lang lanjut. Posisi Sunan Gunung Jati digantikan oleh Fathullah Khan yang memang sudah ada dalam dewan walisongo. Dua posisi yang kosong diisi oleh :
1. Raden UMAR SAID, putra Sunan Kalijogo yang lebih dikenal sebagai SUNAN MURIA.
2. Sunan PANDANARAN, murid Sunan Kalijogo yang bermukim di Tembayat, juga dikenal sebagai SUNAN TEMBAYAT.
Menurut kitab walisana karya Sunan Giri II, status Sunan Muria dan Sunan Padanaran hanya sebagai wali penerus atau wali nubuah atau wali nukbah. Kitab walisana juga tidak tidak pernah menyebut nama Fathullah Khan sebagai anggota walisongo, barangkali hal itu terjadi karena begitu diangkat menjadi anggota walisongo, Fathullah Khan langsung disebut sebagai Sunan Gunung Jati seperti sebutan untuk ayahandanya.
Setelah masa walisongo angkatan keenam, masih banyak orang yang pernah mendapat gelar sebagai wali, namun kapan mereka itu diangkat dan menggantikan siapa, tidak ada bukti dan keterangan yang dapat dijadikan patokan dan kebenarannyapun masih banyak diragukan. Mereka itu misalnya SYEKH SITI JENAR, Sunan GESENG, sunan NGUDUNG, Sunan PADUSAN, Sunan KALINYAMAT, Sunan MURYAPODO, dan ada beberapa orang yang juga dianggap sebagai wali misalnya Ki Ageng Selo dan Ki Ageng Pengging.
E.A. Indrayana
Pemerhati Sejarah Kerajaan Jawa
Tinggal di Bekasi
Pustaka :
- Hasanu Simon, 2004, Peranan Walisongo Dalam Mengislamkan Tanah Jawa Dalam Misteri Syekh Siti Jenar, Pustaka Pelajar, Jogjakarta.
- Sulendraningrat, 1984, Babad Tanah Sunda Babad Cirebon.
- Asnan Wahyudi dan Abu Khalid MA, tanpa tahun, Kisah Walisongo, Karya Ilmi, Surabaya.
- Widji Saksono,1995, Mengislamkan Tanah Jawa:Telaah atas Metode Dakwah Walisongo,Penerbit Mizan, Bandung.
- Atmodarminto, R., 2000, Babad Demak;Dalam Tafsir Sosial Politik Keislaman dan Kebangsaan, terjemahan Saudi Berlian, Millenium Publisher, Jakarta. (© Banyu Mili 2009) Selesai.
Sedikit ulasan tentang “Kropak Ferrara” yang menjadi rujukan Ustadz Zainal pada tabligh akbar ini. Kropak Ferrara adalah dokumen yang disimpan di museum ‘Marquis Cristino Bevilacqua’ di kota Ferrara Italia, terdiri dari 23 lembar daun lontar ditulis dalam huruf Jawa Kuno, berisi catatan sarasehan ‘walisongo’. Daun lontar tersebut ditemukan oleh misionaris Katholik Roma pada tahun 1598 di kota Pasuruan. Diterjemahkan kedalam bahasa Belanda oleh Prof.Dr. GJW Drewes tahun 1978 dan diterjemahkan oleh Asnan Wahyudi ke dalam bahasa Indonesia tahun 2002. Wallahu a’lam
10 Faedah Semangat Ulama Dalam Menuntut Ilmu
Label:
Faedah,
Ilmu,
Kisah Islam
Oleh Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi hafizhahullah
1. BERDESAKAN HINGGA MENGAKIBATKAN KEMATIAN
Ishaq bin Abi Israil mengatakan: "Para penuntut ilmu hadits berdesakan pada Husyaim sehingga membuatnya terjatuh dari keledainya, dan itulah faktor penyebab kematiannya." (Manaqib Imam Syafi'i hlm. 167-168 oleh al-Aburri dan al-'Uzlah hlm. 89 oleh al-Khothobi)
Mirip dengan ini adalah kisah tentang sebab kematian seorang ahli nahwu tersohor yaitu Tsa'lab. Dikisahkan bahwa dia pernah keluar dari masjid usai sholat Ashar pada hari Jum'at. Beliau memang sedikit tuli. Di tengah-tengah asyik membaca kitab sambil berjalan, tiba-tiba ada kuda yang menabraknya sehingga dia tersungkur di sebuah lubang. Akhirnya dia ditolong dan dikeluarkan dalam keadaan berlumpur kemudian diantarkan ke rumah. Setelah itu dia merasakan sakit di bagian kepalanya dan keesokan harinya meninggal dunia. (Wafayatul A'yan 1/104 oleh Ibnu Khollikan)
2. TETAP BELAJAR SEKALIPUN DI DEPAN SINGA
Abul Hasan Bunan bin Muhammad bin Hamdan adalah salah seorang ulama yang dikenal banyak memiliki karomah.
Suatu saat karena dia berani mengingkari Ibnu Thulun, maka dia dihukum dan dicampakkan di depan singa. Sang singa pun menciuminya tetapi anehnya dia tidak menerkam Abul Hasan. Akhirnya, dia pun dibebaskan. Orang-orang merasa heran dengan kejadian tersebut. Seorang pernah bertanya kepada beliau: "Bagaimana perasaan Anda tatkala berada di depan singa?" Beliau menjawab: "Saya tidak cemas sama sekali, bahkan saat itu saya sedang memikirkan tentang air liur binatang buas serta perbedaan pendapat di kalangan ulama ahli fiqih, apakah suci ataukah najis!!!" (al-Bidayah wa Nihayah 12/158 oleh Ibnu Katsir).
3. RELA DIPUKUL ASALKAN MENDAPAT HADITS
Dalam biografi Hisyam bin Ammar disebutkan bahwa dia pernah masuk kepada Imam Malik tanpa izin seraya mengatakan: "Ceritakanlah kepaku hadits." Imam Malik mengatakan: "Bacalah." Hisyam berkata: "Tidak, yang saya inginkan adalah engkau menceritakan kepadaku hadits." Tatkala Hisvam sering mengulang-ngulang hal itu, maka Imam Malik mengatakan: "Wahai pelayan, pukullah dia sebanyak lima belas kali." Pelayan pun memukul Hisyam lima belas kali lalu membawanya kepada Imam Malik. Hisyam berkata kepada Imam Malik: "Kenapa engkau menzholimiku? Engkau telah memukulku tanpa dosa yang kuperbuat. Aku tidak menghalalkanmu." Imam Malik berkata: "Terus, apa tebusannya?" Hisyam menjawab: "Tebusannya adalah engkau menceritakan kepadaku lima belas hadits." Maka beliau pun menceritakan lima belas hadits kepada Hisyam. Hisyam berkata lagi kepada Imam Malik: "Tolong tambahi lagi pukulannya sehingga Anda menambahi lagi hadits untukku." Mendengar itu, Imam Malik tertawa seraya mengatakan: "Pergilah kamu." (Siyar Alam Nubala 3/4093 oleh adz-Dzahabi, cetakan Baitul Afkar)
Mirip dengan hal ini adalah kisah rihlah (perjalanan jauh untuk menuntut ilmu) yang dilakukan oleh Yahya bin Ma'in dan Ahmad bin Hanbal. Dikisahkan, ketika mereka hendak pulang, mereka singgah di Imam Abu Nu'aim Fadhl bin Dukain karena Yahya bin Ma'in ingin mengetes hafalannya. Setelah Imam Abu Nu'aim tahu bahwa dirinya sedang dites, maka dia menendang Yahya bin Ma'in. Akhirnya, Imam Ahmad berkata kepada Yahya: "Bukankah sudah kukatakan kepadamu jangan mengetesnya karena dia adalah seorang yang kuat hafalannya." Yahya berkata: "Demi Alloh, sungguh tendangannya lebih aku sukai daripada semua perjalananku ini." (ar-Rihlah fi Tholabil Hadits hlm. 207 oleh al-Khothib al-Baghdadi)
4. PULUHAN RIBU ORANG HADIR DI MAJELIS MEREKA
Sejarah ulama dahulu sangat harum dengan semangat menuntut ilmu. Banyak di antara mereka berdesak-desakan membanjiri majelis ilmu. Berikut ini beberapa buktinya:
- Diperkirakan bahwa jumlah orang yang hadir di majelis ilmu Ashim bin Ali sebanyak seratus enam puluh ribu orang. (Tarikh Baghdad 12/248)
- Diperkirakan bahwa jumlah orang yang hadir di majelis ilmu Sulaiman bin Harb sebanyak empat puluh ribu orang. (al-Jarh wa Ta'dil 4/108)
- Diperkirakan bahwa jumlah orang yang hadir di majelis ilmu Imam Bukhori sebanyak dua puluh ribu orang lebih. (al-Jami' li Akhlaq Rowi 2/53)
- Diperkirakan bahwa jumlah orang yang hadir di majelis ilmu Abu Muslim al-Kajji sebanyak empat puluh ribu orang lebih. (Tarikh Baghdad 6/1211)
Subhanalloh, pemandangan yang menakjubkan. Adapun pada zaman sekarang, kebanyakan manusia malah membanjiri tempat-tempat maksiat. Hanya kepada Alloh kita mengadukan semua ini!!!
5. SEMANGAT MENULIS YANG MENAKJUBKAN
As-Sam'ani menceritakan bahwa Imam al-Baihaqi pernah tertimpa penyakit di tangannya, sehingga jari-jemarinya dipotong semua, hanya tinggal pergelangan tangan saja. Sekalipun demikian, beliau tidak berhenti dari menulis, beliau mengambil pena dengan pergelangan tangannya dan meletakkan kertas di tanah seraya memeganginya dengan kakinya, lalu menulis dengan tulisan yang indah dan jelas. Demikianlah hari-harinya, sehingga setiap hari dia dapat menulis dengan tangannya kurang lebih sepuluh lembar. "Sungguh, ini adalah pemandangan sangat menakjubkan yang pernah saya lihat darinya," kata as-Sam'ani. (at-Tahbir fil Mu'jam Kabir 1/223)
Termasuk semangat yang menakjubkan pula adalah semangat Imam Ibnu Aqil yang telah menulis sebuah karya terbesar di dunia yaitu al-Funun. Tahukah Anda berapa jilid kitab tersebut? Sebagian mengatakan sebanyak 800 jilid dan ada yang mengatakan 400 jilid. Imam adz-Dzahabi berkata: "Belum pernah ada di dunia ini kitab yang lebih besar darinya. Seseorang pernah menceritakan kepadaku bahwa dia pernah mendapati juz yang empat ratus lebih dari kitab tersebut." (Tarikh Islam 4/29)
Sekalipun demikian besarnya kitab ini, tetapi sayangnya kitab ini termasuk perbendaharan umat Islam yang hilang, belum diketahui sampai sekarang kecuali hanya satu jilid saja yang ditemukan di perpustakaan Paris dan dicetak dalam dua jilid pada tahun 1970-1971. (Muqoddimah Kamil Muhammad Khorroth terhadap Zahrul Ghushun min Kitabil Funun hlm. 6)
6. BERKALI-KALI KHATAM KITAB, TIDAK BOSAN
Al-Muzani berkata: "Saya membaca kitab Risalah karya asy-Syafi'i sejak lima tahun yang lalu, setiap kali aku membacanya saya mendapatkan faedah baru yang belum aku dapatkan sebelumnva." (Manaqib Syafi'i hlm. 114 oleh al-Aburri)
Ibnu Basykuwal menceritakan bahwa Abu Bakr bin Athiyyah mengulang-ngulang membaca kitab Shohih Bukhori sebanyak 700 Kali (ash-Shilah 2/433)
Disebutkan dalam biografi Abbas bin Walid al-Farisi bahwa ditemukan dalam sebagian akhir kitabnya suatu tulisan. "Saya telah membacanya sebanyak 1.000 kali. !!! (Thobaqot Ulama Afrika wa Tunis hlm. 224)
Abdulloh bin Muhammad, ahli fiqih dari Irak, beliau pernah membaca kitab al-Mughni karya Ibnu Qudamah (sekarang tercetak dengan 15 jilid) sebanyak 23 kali!! (Dzail Thobaqot Hanabilah 2/411)
7. MENGUSIR KANTUK DENGAN MEMBACA
Ibnul Jahm berkata: "Apabila kantuk menyerangku pada selain waktu tidur, maka saya segera mengambil kitab hikmah, lalu saya mendapati hatiku berbunga-bunga kegirangan ketika mendapatkan ilmu." (al-Hayawan 1/53 oleh al-Jahidz)
Subhanalloh, bandingkan hal ini dengan perbuatan sebagian kita yang membaca justru dengan niat sebagai pengantar tidur!!!
8. TRIK AGAR TETAP BELAJAR
Imam Ibnu Tabban adalah seorang ulama yang bersemangat sangat tinggi dalam menuntut ilmu, sehingga dia pernah mempelajari kitab al-Mudawwanah sebanyak 1000 kali!!!
Dia pernah berkata tentang dirinya: "Dahulu ketika saya awal-awal menuntut ilmu, saya gunakan seluruh malam untuk belajar, sehingga ibuku pernah melarangku dari membaca di malam hari. Akhirnya saya bersiasat untuk membuat lampu dan menaruhnya di bawah tempat tidur lalu saya berpura-pura tidur. Ketika saya rasa bahwa ibuku benar-benar telah tidur, maka saya keluarkan lampu dan melanjutkan belajar." (Tartibul Madarik 1/78 al-Qodhi Iyadh).
Saudaraku, renungkanlah kisah di atas baik-baik. Dia meninggalkan keinginan dirinya dan berjuang melawan hawa nafsunya demi menuntut ilmu dan menjaga semangat tersebut agar tidak luntur. (Ma'alim fi Thoriq Tholabil Ilmi hlm. 69 oleh Abdul Aziz as-Sadhan).
9. WAKTU LIBUR TETAPI TETAP HADIR
Jika Alloh telah memberimu nikmat semangat untuk menuntut ilmu maka jagalah nikmat tersebut. Jangan sampai ia menghilang darimu karena ia adalah pertanda bahwa Alloh menghendaki kebaikan bagimu.
Al-Askari menyebutkan bahwa Abui Hasan al-Karkhi berkata: "Saya selalu menghadiri majelis ilmu Abu Hazim pada hari Jum'at padahal hari itu tidak ada pelajaran. Aku lakukan hal itu agar kebiasaanku menghadiri majelis ilmu tidak hilang." (al-Hatstsu 'ala Tholabil Ilmi hlm. 78).
Saudaraku, renungkanlah kisah di atas baik-baik. Dia meninggalkan keinginan dirinya dan Bandingkanlah hal ini dengan sikap sebagian kita yang malas menghadiri majelis ilmu dengan alasan-alasan lagu lama "maaf saya lagi sibuk", "maaf saya lagi banyak urusan", dan sebagainya.
Alangkah indahnya ucapan penyair:
رَأَيْتُ النَّاسَ يَشْكُونُ الزَّمَانَا
وَمَالِزَمَانِنَا عَيْبٌ سِوَانَا
نَعِيْبُ زَمَانَنَا وَالْعَيْبُ فِيْنَا
وَلَوْ نَطَقَ الزَّمَانُ بِهِ رَمَانَا
Saya melihat banyak manusia mengeluh tentang waktu
Padahal tidak ada kesalahan pada waktu selain kita sendiri
Kita mencela waktu padahal yang salah adalah diri kita sendiri
Seandainya saja waktu bisa bicara tentu akan marah kepada kita.
(Manaqib Imam Syafi'i hlm. 65 oleh al-Aburri).
10. KITAB, SAINGAN TERBERAT
Kebiasaan Imam Zuhri, kalau masuk rumah maka beliau meletakkan kitab-kitabnya bertumpukan di sekitarnya. Beliau menikmati kesibukannya tersebut sehingga lalai dari segala urusan dunia lainnya. Suatu saat istrinya pernah berkata padanya: "Demi Alloh, sungguh kitab-kitab ini lebih berat bagiku daripada tiga istri sainganku!!!" (Wafayatul A'yan 4/177-178 oleh Ibnu Khollikan).
[Majalah Al-Furqon, Edisi 01 Th. ke-10, 1431/2010]
Sumber: www.ibnumajjah.wordpress.com
Mutiara Nasehat
“Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang cendekia, Mereka ceraikan
dunia dan takut akan fitnahnya. Mereka perhatikan apa yang ada di sana.
Tatkala mereka sadar bahwa dunia bukanlah tempat tinggal sebenarnya.
Maka mereka jadikan dunia ini sebagai samudera, dan mereka gunakan amal
salih sebagai perahu yang berlayar di atasnya.” (Mukadimah Riyadhus
Shalihin)
11 Adab Menuju Masjid
Adab Menuju Masjid yang Perlu Kita Ketahui
Dalam rangka memotivasi kaum muslimin untuk memakmurkan masjid, Allah memberikan banyak janji dan keutamaan bagi orang yang menghadiri shalat jamaah. Di antaranya:
Hadis dari Ibnu Mas’ud, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika seseorang wudhu dengan sempurna, kemudian menuju masjid, maka Allah akan mencatat setiap langkahnya sebagai pahala untuknya, mengangkat derajatnya, dan menghapuskan dosanya…” (HR. Muslim)
Hadis dari Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Siapa yang berwudhu untuk shalat dan dia sempurnakan wudhunya,
kemudian dia menuju masjid untuk shalat fardhu. Lalu dia ikut shalat
berjamaah atau shalat di masjid maka Allah mengampuni dosa-dosanya.” (HR. Muslim)
Untuk menyempurnakan pahala Anda ketika menuju masjid, berikut beberapa adab yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berangkat ke masjid:
Pertama, berwudhulah dari rumah dan bukan di masjid
Terdapat banyak dalil yang menunjukkan bahwa keadaan yang sesuai sunah adalah berwudhu di rumah dan bukan di masjid. Di antaranya adalah hadis Utsman di atas, “Siapa yang berwudhu untuk shalat dan dia sempurnakan wudhunya, kemudian dia menuju masjid untuk shalat fardhu.”
Zhahir hadis ini, wudhu tersebut dilakukan sebelum berangkat menuju masjid. Itu artinya, wudhu tersebut dilakukan di rumah.
Disamping itu, terdapat dalil tegas yang menunjukkan hal ini. Hadis dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Siapa yang berwudhu di rumahnya kemudian berjalan menuju salah satu rumah Allah, untuk menunaikan shalat wajib…” (HR. Muslim)
Kedua, gunakan pakaian yang sopan nan suci
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
“Wahai bani Adam, gunakanlah perhiasan kalian setiap kali menuju masjid, makan dan minumlah kalian…” (QS. Al-A’raf: 31)
Sebagai orang yang beriman, seharusnya kita merasa malu ketika mengenakan kaos atau pakaian tidak sopan ketika menuju masjid. Sementara kita sadar bahwa kita hendak menghadap Allah.
Ketiga, bacalah doa ketika keluar rumah
Di antara doa yang disyariatkan adalah
Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah.
Membaca doa ini ketika keluar rumah memiliki keutamaan besar, sebagaimana disebutkan dalam hadis Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apabila ada orang yang keluar dari rumahnya, kemudian dia membaca doa di atas, dikatakan kepadanya:
‘Kamu diberi petunjuk, kamu dicukupi, dan kamu dilindungi’
maka setan-setan pun berteriak. Kemudian ada salah satu setan yang berkata kepada lainnya: ‘Bagaimana mungkin kalian bisa menggoda orang yang sudah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.” (HR. Abu Daud, Turmudzi dan dishahihkan Al-Albani)
Keterangan:
- Doa ini sangat ringkas, mudah dibaca, namun keutamannya besar.
- Tidak dijumpai riwayat yang menganjurkan mengangkat tangan ketika membaca doa ini.
Keempat, gunakanlah sandal atau alas kaki lainnya dengan mendahulukan kaki kanan
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suka mendahulukan yang
kanan, ketika memakai sandal, menyisir rambut, bersuci, dan yang
lainnya.” (HR. Bukhari, Ahmad dan yang lainnya)
Kelima, berjalanlah menuju masjid dengan tenang
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apabila kalian mendengar iqamah, berjalanlah menuju shalat dan
kalian harus tenang, dan jangan buru-buru.. (HR. Bukhari dan Muslim)
Di samping itu, dengan berjalan tenang kita akan mendapatkan banyak pahala. Karena setiap langkah kaki kita dicatat sebagai pahala dan menghapus dosa.
Di antara hikmah larangan terburu-buru ketika shalat, agar kita tidak ‘ngos-ngosan’ ketika melaksanakan shalat. Nafas tersengal-sengal ketika shalat, bisa menyebabkan shalat kita menjadi sangat terganggu.
Keenam, membaca doa ketika menuju masjid
Doa yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menuju masjid sangat bervariasi. Ada yang panjang dan ada yang pendek. Sebagian ulama menganjurkan agar dibaca semuanya. Sehingga kita mendapatkan semua keutamaan dalam doa tersebut. Tapi, bagi yang kesulitan menghafalkan semua, bisa menghafalkan yang pendek, dan dibaca berulang-ulang.
Di antara doa yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah
Ya Allah, jadikanlah cahaya di hatiku, cahaya di lisanku, cahaya
bagi pendengaranku, cahaya di penglihatanku, cahaya di atasku, cahaya di
bawahku, cahaya di sebelah kananku, cahaya di sebelah kiriku, cahaya di
depanku, cahaya di belakangku, cahaya di jiwaku, perbesarlah cahayaku,
jadikanlah untukku cahaya, jadikanlah aku penuh cahaya, ya Allah
berikanlah aku cahaya, jadikanlah cahaya di ruas badanku, cahaya di
dagingku, cahaya di darahku, cahaya di rambutku, dan cahaya di kulitku.
Ya Allah, jadikanlah cahaya untukku di kuburku… cahaya di tulangku.
Tambahkanlah cahaya untukku, tambahkanlah cahaya untukku, tambahkanlah cahaya untukku..
Berikanlah aku cahaya di atas cahaya
Semua doa di atas berdasarkan riwayat yang shahih, sebagaimana disebutkan dalam buku Hisnul Muslim, karya Dr. Said bin Wahf Al-Qahthani
Ketujuh, sesampainya di masjid, lepas sandal dengan mendahulukan kaki kiri.
Sunah ini dinyatakan dalam hadis dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Apabila kalian memakai sandal, mulailah dengan kaki kanan, dan jika melepas, mulailah dengan kaki kiri.” (HR. Ibn Majah dan dishahihkan Al-Albani)
Agar Anda tetap bisa masuk masjid dengan kaki kanan, setelah melepas sandal, kaki jangan langsung diinjakkan ke lantai masjid, tapi diinjakkan dulu ke tanah atau ke sandal kiri yang sudah dilepas. Kemudian naiklah ke lantai masjid dengan kaki kanan.
Kedelapan, masuk masjid dengan mendahulukan kaki kanan
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suka mendahulukan yang kanan,
ketika memakai sandal, menyisir rambut, bersuci, dan yang lainnya.”
(HR. Bukhari, Ahmad dan yang lainnya)
Para ulama mengatakan, semua kegiatan yang baik, dianjurkan mendahulukan bagian tubuh yang kanan. Termasuk dalam hal ini adalah mendahulukan kaki kanan ketika masuk masjid.
Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, mengatakan,
“Termasuk ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ketika
Anda masuk masjid, Anda mendahulukan kaki kanan dan ketika keluar Anda
mendahulukan kaki kiri.” (HR. Hakim, beliau shahihkan dan disetujui
Ad-Dzahabi)
Kesembilan, berdoalah ketika masuk masjid
Ada banyak doa yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan sekali lagi, sikap yang tepat adalah diamalkan semuanya. Berikut beberapa doa ketika masuk masjid,
Bismillah, shalawat dan salam untuk Rasulillah. (HR. Ibnu Sunni, Abu Daud, dan dishahihkan Al-Albani)
Ya Allah, buka-kanlah pintu rahmatmu untukku. (HR. Muslim)
Aku berlindung kepada Allah yang Maha Agung, dengan wajah-Nya
yang Mulia, dengan kekuasan-Nya yang langgeng, dari godaan setan yang
terkutuk.
Untuk doa terakhir ini, terdapat keutamaan khusus:
Dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika masuk masjid, beliau membaca doa di atas. Kemudian beliau bersabda;
“Jika orang membaca doa ini maka setan berteriak, ‘Orang ini dilindungi dariku sepanjang hari’.” (HR. Abu Daud dan dishahihkan Al-Albani)
Kesepuluh, shalat tahiyatul masjid, jika masih memungkinkan
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan,
“Apabila kalian masuk masjid, jangan duduk, sampai shalat dua rakaat.” (HR. Muslim)
Itulah shalat tahiyatul masjid.
Kesebelas, jangan lupa untuk mendekati sutrah
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan:
“Apabila kalian hendak shalat, laksanakanlah dengan menghadap ke sutrah, dan mendekatlah ke sutrah.”
Sutrah bisa berupa tembok, tiang, atau benda-benda lainnya.
Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah) Artikel www.KonsultasiSyariah.com
Hadis dari Ibnu Mas’ud, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وما من رجل يتطهر فيحسن الطهور ثم يعمد إلى مسجد من هذه المساجد إلا كتب الله له بكل خطوة يخطوها حسنة،ويرفعه بها درجة،ويحطّ عنه بها سيئة
Hadis dari Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
من توضأ للصلاة فأسبغ الوضوء ثم مشى إلى الصلاة المكتوبة فصلاها مع الناس، أو مع الجماعة، أو في المسجد غفر الله له ذنوبه
Untuk menyempurnakan pahala Anda ketika menuju masjid, berikut beberapa adab yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berangkat ke masjid:
Pertama, berwudhulah dari rumah dan bukan di masjid
Terdapat banyak dalil yang menunjukkan bahwa keadaan yang sesuai sunah adalah berwudhu di rumah dan bukan di masjid. Di antaranya adalah hadis Utsman di atas, “Siapa yang berwudhu untuk shalat dan dia sempurnakan wudhunya, kemudian dia menuju masjid untuk shalat fardhu.”
Zhahir hadis ini, wudhu tersebut dilakukan sebelum berangkat menuju masjid. Itu artinya, wudhu tersebut dilakukan di rumah.
Disamping itu, terdapat dalil tegas yang menunjukkan hal ini. Hadis dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
من تطهّر في بيته ثم مشى إلى بيت من بيوت الله، ليقضي فريضة من فرائض الله
Kedua, gunakan pakaian yang sopan nan suci
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا
Sebagai orang yang beriman, seharusnya kita merasa malu ketika mengenakan kaos atau pakaian tidak sopan ketika menuju masjid. Sementara kita sadar bahwa kita hendak menghadap Allah.
Ketiga, bacalah doa ketika keluar rumah
Di antara doa yang disyariatkan adalah
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Membaca doa ini ketika keluar rumah memiliki keutamaan besar, sebagaimana disebutkan dalam hadis Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apabila ada orang yang keluar dari rumahnya, kemudian dia membaca doa di atas, dikatakan kepadanya:
هُدِيتَ، وَكُفِيتَ، وَوُقِيتَ
maka setan-setan pun berteriak. Kemudian ada salah satu setan yang berkata kepada lainnya: ‘Bagaimana mungkin kalian bisa menggoda orang yang sudah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.” (HR. Abu Daud, Turmudzi dan dishahihkan Al-Albani)
Keterangan:
- Doa ini sangat ringkas, mudah dibaca, namun keutamannya besar.
- Tidak dijumpai riwayat yang menganjurkan mengangkat tangan ketika membaca doa ini.
Keempat, gunakanlah sandal atau alas kaki lainnya dengan mendahulukan kaki kanan
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ، فِي تَنَعُّلِهِ، وَتَرَجُّلِهِ، وَطُهُورِهِ، وَفِي شَأْنِهِ كُلِّهِ
Kelima, berjalanlah menuju masjid dengan tenang
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إذا سمعتم الإقامة فامشوا إلى الصلاة وعليكم السكينة والوقار، ولا تُسرعوا
Di samping itu, dengan berjalan tenang kita akan mendapatkan banyak pahala. Karena setiap langkah kaki kita dicatat sebagai pahala dan menghapus dosa.
Di antara hikmah larangan terburu-buru ketika shalat, agar kita tidak ‘ngos-ngosan’ ketika melaksanakan shalat. Nafas tersengal-sengal ketika shalat, bisa menyebabkan shalat kita menjadi sangat terganggu.
Keenam, membaca doa ketika menuju masjid
Doa yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menuju masjid sangat bervariasi. Ada yang panjang dan ada yang pendek. Sebagian ulama menganjurkan agar dibaca semuanya. Sehingga kita mendapatkan semua keutamaan dalam doa tersebut. Tapi, bagi yang kesulitan menghafalkan semua, bisa menghafalkan yang pendek, dan dibaca berulang-ulang.
Di antara doa yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah
اللّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِيْ نُوْراً، وَفِي لِسَانِي نُوْراً، وَفِي سَمْعِي نُوْراً، وَفِي بَصَرِي نُوْراً، وَمِنْ فَوْقِي نُوْراً، وَمِنْ تَحْتِي نُوْراً، وَعَنْ يَمِيْنِي نُوْراً، وَعَنْ شِمَالِي نُوْراً، وَمِنْ أَمَامِي نُوْراً، وَمِنْ خَلْفِي نُوْراً، وَاجْعَلْ فِي نَفْسِي نُوْراً، وَأَعْظِمْ لِي نُوْراً، وَعَظِّم لِي نُوْراً، وَاجْعَلْ لِي نُوْراً، وَاجْعَلْنِي نُوْراً، اللّهُمَّ أَعْطِنِي نُوْراً، وَاجْعَلْ فِي عَصَبِي نُوْراً، وَفِي لَحْمِي نُوْراً، وَفِي دَمِي نُوْراً، وَفِي شَعْرِيْ نُوْراً، وَفِي بَشَرِيْ نُوْراً
اللّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ نُوْرًا فِي قَبْرِيْ . . وَنُوْرًا فِي عَظَامِي
وَزِدْنِي نُوْرًا , وَزِدْنِي نُوْرًا , وَزِدْنِي نُوْرًا
وَهَبْ لِيْ نُوْرًا عَلَى نُوْر
Semua doa di atas berdasarkan riwayat yang shahih, sebagaimana disebutkan dalam buku Hisnul Muslim, karya Dr. Said bin Wahf Al-Qahthani
Ketujuh, sesampainya di masjid, lepas sandal dengan mendahulukan kaki kiri.
Sunah ini dinyatakan dalam hadis dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا انْتَعَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِالْيُمْنَى، وَإِذَا خَلَعَ فَلْيَبْدَأْ بِالْيُسْرَى
Agar Anda tetap bisa masuk masjid dengan kaki kanan, setelah melepas sandal, kaki jangan langsung diinjakkan ke lantai masjid, tapi diinjakkan dulu ke tanah atau ke sandal kiri yang sudah dilepas. Kemudian naiklah ke lantai masjid dengan kaki kanan.
Kedelapan, masuk masjid dengan mendahulukan kaki kanan
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ، فِي تَنَعُّلِهِ، وَتَرَجُّلِهِ، وَطُهُورِهِ، وَفِي شَأْنِهِ كُلِّهِ
Para ulama mengatakan, semua kegiatan yang baik, dianjurkan mendahulukan bagian tubuh yang kanan. Termasuk dalam hal ini adalah mendahulukan kaki kanan ketika masuk masjid.
Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, mengatakan,
من السنة إذا دخلت المسجد أن تبدأ برجلك اليمنى، وإذا خرجت أن تبدأ برجلك اليسرى
Kesembilan, berdoalah ketika masuk masjid
Ada banyak doa yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan sekali lagi, sikap yang tepat adalah diamalkan semuanya. Berikut beberapa doa ketika masuk masjid,
بِسْمِ اللهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللهِ
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ، وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ، وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ، مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Untuk doa terakhir ini, terdapat keutamaan khusus:
Dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika masuk masjid, beliau membaca doa di atas. Kemudian beliau bersabda;
فَإِذَا قَالَ: ذَلِكَ قَالَ الشَّيْطَانُ: حُفِظَ مِنِّي سَائِرَ الْيَوْمِ
Kesepuluh, shalat tahiyatul masjid, jika masih memungkinkan
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan,
فَإِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ، فَلَا يَجْلِسْ حَتَّى يَرْكَعَ رَكْعَتَيْنِ
Itulah shalat tahiyatul masjid.
Kesebelas, jangan lupa untuk mendekati sutrah
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan:
إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلْيُصَلِّ إِلَى سُتْرَةٍ وَلْيَدْنُ مِنْهَا
Sutrah bisa berupa tembok, tiang, atau benda-benda lainnya.
Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah) Artikel www.KonsultasiSyariah.com
Sahkah Shalatnya Orang Bertato
Label:
Hukum Islam,
Shalat
Pertanyaan:
Kalau orang yang bertato kemudian sudah betul-betul insaf, shalatnya diterima atau tidak?
Dari: Isaac
Jawaban:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Pertama, menggunakan tato hukumya haram, dan terdapat larangan khusus dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dari Abu Juhaifah radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan:
لَعَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الوَاشِمَةَ وَالمُسْتَوْشِمَةَ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat orang yang mentato dan yang minta diberi tato.” (HR. Bukhari no. 5347).Karena itu, kewajiban orang yang memiliki tato di tubuhnya, dia harus bertaubat kepada Allah, memohon ampunan dan menyesali perbuatannya. Kemudian berusaha menghilangkan tato yang menempel di badannya, selama tidak memberatkan dirinya. Namun jika upaya menghilangkan tato ini membahayakan dirinya atau terlalu memberatkan dirinya maka cukup bertaubat dengan penuh penyesalan dan insya Allah shalatnya sah.
An-Nawawi menukil keterangan Imam ar-Rafi’i:
فى تعليق الفرا أَنَّهُ يُزَالُ الْوَشْمُ بِالْعِلَاجِ فَإِنْ لَمْ يُمْكِنْ إلَّا بِالْجُرْحِ لَا يُجْرَحُ وَلَا إثْمَ عَلَيْهِ بعد التوبة
“Dalam Ta’liq al-Farra’ dinyatakan: tato harus dihilangkan dengan diobati. Jika tidak mungkin dihilangkan kecuali harus dilukai, maka tidak perlu dilukai, dan tidak ada dosa setelah bertaubat.” (al-Majmu’, 3:139).(Disadur dari Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 28110)
Dalam Fatawa yang lain, dinyatakan:
فلا يخفى عليك أن وضع الوشم على الجسد ذنب عظيم، ومع ذلك لا تأثير له على صحة الصلاة
Tidak diragukan bahwa mentato badan adalah dosa besar, meskipun demikian hal itu tidak ada pengaruhnya dengan keabsahan shalat.(Fatawa Syabakah Islamiyah, di bawah bimbingan Dr. Abdullah Al-Faqih, no. 18959)
Allahu a’lam
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina KonsultasiSyariah.com)
Jangan mencerca teman
Mencerca teman mengesankan bahwa engkau tidak sabar dalam bersahabat dengannya. Tidak sepantasnya engkau mencerca temanmu dalam semua masalah, yang besar dan kecil. Bahkan tidak semua orang pantas untuk dicerca.
Allah 'Azza wa jalla berfirman: “Maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.” (Al-Hijr: 85)
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu'anhu berkata: “Yakni ridha, tanpa mencercanya.”
Dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu: Aku tidak pernah memegang dibaj (satu jenis sutera) yang lebih lembut dari tangan Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam. Aku telah menjadi pelayan Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam selama sepuluh tahun. Tidak pernah sekalipun beliau berkata: “Ah.” Tidak pernah pula beliau berkata tentang apa yang kulakukan: “Kenapa kau lakukan?” dan tidak pernah pula ketika aku tidak melakukan sesuatu, beliau berkata: “Kenapa tidak kau lakukan ini dan ini?” (HR. Al-Bukhari no. 3561 dan Muslim no. 2309)
Al-Mawardi rahimahullah berkata, “Banyak mencerca adalah sebab putusnya hubungan persahabatan ….” (Lihat Ni’matul Ukhuwah hal. 17-54)
Sedang-sedang (tidak berlebihan) dalam mencintai teman
Dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:
أَحْبِبْ حَبِيبَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ بَغِيْضَكَ يَوْمًا
مَا، وَأَبْغِضْ بَغِيْضَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ حَبِيبَكَ
يَوْمًا مَا
“Cintailah orang yang kamu cintai sekadarnya. Bisa jadi orang yang
sekarang kamu cintai suatu hari nanti harus kamu benci. Dan bencilah
orang yang kamu benci sekadarnya, bisa jadi di satu hari nanti dia
menjadi orang yang harus kamu cintai.” (HR. At-Tirmidzi no. 1997 dan
dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 178)Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu'anhu berkata, “Wahai Aslam, janganlah rasa cintamu berlebihan dan jangan sampai kebencianmu membinasakan.” Aslam berkata, “Bagaimana itu?” Umar radhiyallahu'anhu berkata, “Jika engkau mencintai seseorang, janganlah berlebihan seperti halnya anak kecil yang menyenangi sesuatu dengan berlebihan. Jika engkau membenci seseorang, jangan sampai kebencian menimbulkan keinginan orang yang kamu benci celaka atau binasanya.”
Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata, “Hendaknya kalian mencintai jangan berlebihan dan membenci tidak berlebihan. Telah ada orang-orang yang berlebihan dalam mencintai satu kaum akhirnya binasa. Ada pula yang berlebihan dalam membenci satu kaum dan mereka pun binasa.” (Lihat Ni’matul Ukhuwah hal. 41)
Tidak Setiap Orang Bisa Dijadikan Teman
Seorang teman sangat besar pengaruhnya bagi agama seseorang. Lihatlah Abu Thalib! Bagaimana dia tidak mau menerima dakwah Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam dan akhirnya mati di atas kesyirikan disebabkan teman yang mendampinginya yakni Abu Jahal yang terus memengaruhinya untuk tidak menerima dakwah Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam.[1]
Ketahuilah, semoga Allah 'Azza wa jalla merahmati Anda, tidak semua orang bisa dijadikan sahabat. Karena Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam berkata:
الْمَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang ada di atas agama/perangai temannya, maka hendaknya seseorang
meneliti siapa yang dia jadikan temannya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud,
dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 127)Beliau Shallallahu'alaihi wa sallam juga berkata:
لاَ تُصَاحِبْ إِلَّا مُؤْمِناً، وَلَا يَأْكُلْ طَعَامَكَ إِلَا تَقِيٌّ
“Janganlah kamu berteman kecuali dengan orang mukmin dan janganlah
memakan makananmu kecuali orang bertakwa.” (HR. Abu Dawud no. 4832 dan
dihasankan Asy-Syaikh Albani dalam Shahih Jami’ no. 7341)Beliau Shallallahu'alaihi wa sallam juga berkata:
مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ
الْكِيرِ فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ وَإِمَّا أَنْ
تَبْتَاعَ مِنْهُ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً وَنَافِخُ
الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا
خَبِيثَةً
“Permisalan teman yang baik dan teman yang jelek seperti penjual misk
dan pandai besi. Adapun penjual misk, bisa jadi engkau diberi olehnya,
membeli darinya, atau minimalnya engkau mendapatkan bau wangi. Adapun
pandai besi bisa jadi membakar pakaianmu atau engkau mencium bau tidak
sedap darinya.” (HR. Al-Bukhari no. 5534 dan Muslim no. 2628)Seseorang yang akan dijadikan teman hendaknya memenuhi syarat-syarat yang dijelaskan oleh para ulama. Kriteria seseorang yang bisa dijadikan teman adalah sebagai berikut:
1. Berakal
Ini adalah modal utama dalam persahabatan setelah iman. Tidak ada kebaikan berteman dengan orang yang dungu, karena dia ingin berbuat baik kepadamu namun hal tersebut justru bermudharat bagimu. Yang dimaksud berakal di sini adalah mampu memahami keadaan yang sebenarnya, baik memahaminya sendiri atau bisa memahami ketika diberi pengertian.
2. Berakhlak baik
Betapa banyak orang berakal namun ketika marah atau dikuasai syahwat, dia akan mengikuti hawa nafsunya. Maka tidak ada kebaikan berteman dengan orang yang seperti ini.
Lalu, bagaimana cara kita mengetahui akhlak seseorang? Ada beberapa cara untuk mengetahui akhlak seseorang. Diantaranya:
a. Melihat siapa temannya.
الْمَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang ada di atas agama/perangai temannya maka hendaknya seseorang
meneliti siapa yang dia jadikan temannya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud
dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 127)Ibnu Mas’ud rahimahullah berkata: “Nilailah (kenalilah) manusia dengan menilai (mengenal) teman-temannya.”
Dalam pepatah Arab dinyatakan, “Katakan kepadaku siapa temanmu, maka aku akan sampaikan siapa sebenarnya kamu.”
Sebagian ahli hikmah menyatakan: “Kenali temanmu dengan mengenali temannya sebelummu.”
b. Akhlak seseorang juga akan diketahui dengan safar (bepergian) dengannya.
Perjalanan jauh disebut safar (yang dalam bahasa Arab bermakna ‘menyingkap’) karena akan menyingkap hakikat jatidiri seseorang. Dalam safar, akan terlihat banyak akhlak dan tabiatnya. Oleh karena itu, orang Arab menyatakan, “Safar adalah mizan (timbangan) bagi satu kaum.”
3. Bukan orang fasiq
Seorang fasiq tidak takut kepada Allah 'Azza wa jalla. Seseorang yang tidak takut kepada Allah 'Azza wa jalla, maka kita tidak merasa aman dari pengkhianatannya dan tidak bisa dipercaya.
4. Bukan ahlul bid’ah
Karena dikhawatirkan dia akan menebarkan kebid’ahannya kepada orang lain[2].
Fudhail bin Iyadh rahimahullah berkata, “Tidak mungkin seorang Ahlus Sunnah berteman (condong) kepada ahlul bid’ah, kecuali karena adanya kemunafikan (dalam hatinya).”
Beliau rahimahullah berkata juga, “Hati-hatilah. Janganlah engkau duduk bersama orang yang akan merusak hatimu. Jangan pula engkau duduk bersama pengikut hawa nafsu, karena aku khawatir murka Allah Ta'ala menimpamu.”
5. Bukan orang yang tamak dan rakus terhadap dunia
(Lihat Mukhtashar Minhajul Qasidhin hal. 99, Ni’matul Ukhuwah hal. 19-25)
Menerima kekurangan teman
Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:
لَا يَفْرُكُ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً، إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ
“Janganlah seorang mukmin membenci mukminah. Jika dia tidak senang satu
akhlaknya niscaya dia akan senang dengan akhlaknya yang lain.”Asy-Syaikh Muhamad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menyatakan, “Walaupun hadits ini berkaitan tentang suami istri, namun juga berlaku dalam adab berteman.” (Lihat Syarah Riyadhish Shalihin)
Ibnu Qudamah raahimahullah berkata: “Ketahuilah, jika engkau mencari seseorang yang bersih dari kekurangan, niscaya engkau tak akan mendapatkannya. Barangsiapa yang kebaikannya lebih mendominasi daripada kejelekannya, itulah yang dicari.” (Mukhtashar Minhajil Qashidin hal. 101)
Menjaga kerukunan
Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam berpesan kepada Mu’adz dan Abu Musa radhiyallahu'anhum:
يَسِّرَا وَلَا تُعَسِّرَا وَبَشِّرَا وَلَا تُنَفِّرَا وَتَطَاوَعَا
“Berilah kemudahan dan jangan membuat sulit orang lain, berilah kabar
gembira yang membuat orang senang dan jangan membuat orang lari dari
agama Islam, serta hendaknya kalian rukun serta tidak berselisih.”Ini adalah adab yang senantiasa harus dijaga, terlebih lagi oleh setiap muslim, terlebih lagi para dai ilallah.
Asy-Syaikh Muhammad Al-Imam berkata, “Aku telah mendengar Asy-Syaikh Muqbil berkata (dan ini aku dengar lebih dari satu kali): Demi Allah, aku tidaklah mengkhawatirkan atas dakwah ini melainkan dari diri-diri kita sendiri.”
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdillah Al-Imam berkata, “Demi Allah. Syaikh telah memiliki firasat yang sangat kuat. Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam seringkali berkata dalam khutbahnya:
وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا
“Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kita dan kejelekan amal-amal kita.”Jiwa-jiwa kita, walau bagaimanapun baiknya, masih mungkin menerima dan terkena kejelekan. Demi Allah, sekaranglah waktunya kita mengoreksi aib dan dosa-dosa kita jika memang kita merasa sebagai orang yang berusaha menjaga agama ini. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah tahu bahwa dakwah ini mempunyai musuh dari luar dan dari dalam. Namun bahaya mereka tidak sebesar mudharat yang muncul dari penyimpangan orang-orang yang mengemban dakwah ini. Hendaknya masing-masing kita mengoreksi diri serta menimbang ucapan dan perbuatannya, yang lahir dan batin, dengan timbangan syar’i. Wallahul musta’an.” (Al-Qaulul Hasan fi Ma’rifatil Fitan hal. 63)
Berteman hanya karena Allah 'Azza wa jalla.
Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam menyatakan:
Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam berkata:
Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam berkata:
Telah kita sebutkan di awal pembahasan bahwa tidak semua orang bisa kita jadikan teman. Sehingga seorang muslim yang ingin menyelamatkan agamanya hendaknya memilih teman yang baik. Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:
Al-Imam Qatadah rahimahullah berkata: “Demi Allah. Kami tidaklah melihat seseorang berteman kecuali dengan yang setipe dan sejenis (satu sama sifatnya). Maka hendaknya kalian berteman dengan hamba-hamba Allah yang shalih agar kalian bersama mereka atau seperti mereka.”
Ditanyakan kepada Sufyan rahimahullah, “Kepada siapa kami bermajelis?” Beliau menjawab, “Seseorang yang jika engkau melihatnya engkau ingat Allah 'Azza wa jalla, amalannya mendorong kalian kepada akhirat, dan ucapannya menambah ilmu kalian.” (Lihat Min Hadyis Salaf hal. 54-55)
Ibnu Hibban rahimahullah berkata, “Seorang yang berakal tidak akan bersahabat dengan orang-orang jahat.”
Beliau juga berkata: “Empat hal yang termasuk kebahagiaan seseorang: Istri yang senantiasa taat kepadanya, anak-anak yang shalih, teman-teman yang baik, dan rezekinya di negerinya.” (Lihat Ni’matul Ukhuwah hal. 22)
Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam menyatakan:
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ؛
إِمَامٌ عَادِلٌ، وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ،
وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلِّقٌ بِالـمَسَاجِدِ، وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي
اللهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ دَعَتْهُ
امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصَبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ: إِنِّي أَخَافُ اللهُ
وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالَهُ
مَا تُنْفِقُ يَمِينَهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ
عَيْنَاهُ
“Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan pada saat dimana tidak ada
naungan kecuali naungan Allah 'Azza wa jalla: Pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh
dalam ibadah kepada Allah, seseorang yang hatinya senantiasa terkait
dengan masjid, dua orang yang saling cinta karena Allah 'Azza wa jalla, bersatu dan
berpisah di atasnya, seseorang yang diajak berzina oleh seorang wanita
yang memiliki kedudukan dan kecantikan namun pemuda tersebut berkata,
‘Aku takut kepada Allah’, seseorang yang bershadaqah dan ia menyembunyikan shadaqahnya hingga
tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfaqkan tangan kanannya,
serta seseorang yang berdzikir kepada Allah 'Azza wa jalla sendirian hingga
meneteskan air mata.” (HR. Al-Bukhari no. 660, Muslim no. 1031)Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam berkata:
ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيْمَانِ: مَنْ
كَانَ اللهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ
يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ
يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللهُ مِنْهُ كَمَا يَكْرَهُ
أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ
“Tiga hal, jika ketiganya ada pada seseorang dia akan merasakan lezatnya
iman: Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya, cinta
kepada seseorang semata-mata hanya karena Allah, dan dia tidak senang
kembali kepada kekufuran sebagaimana dia tidak ingin dilemparkan ke
dalam api.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam berkata:
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَجِدَ طَعْمَ الْإِيْمَانِ فَلْيُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلهِ
“Barangsiapa yang ingin merasakan lezatnya iman hendaknya dia tidak
mencintai seseorang kecuali karena Allah 'Azza wa jalla.” (HR. Ahmad, dihasankan
Asy-Syaikh Albani dalam Shahihul Jami’ no. 6164)
Memilih teman yang baik
Telah kita sebutkan di awal pembahasan bahwa tidak semua orang bisa kita jadikan teman. Sehingga seorang muslim yang ingin menyelamatkan agamanya hendaknya memilih teman yang baik. Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:
الْمَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang ada di atas agama temannya, maka hendaknya salah seorang
kalian meneliti siapa yang dijadikan sebagai temannya.” (HR. Ahmad dan
Abu Dawud no. 4833, dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam
Ash-Shahihah no. 127)Al-Imam Qatadah rahimahullah berkata: “Demi Allah. Kami tidaklah melihat seseorang berteman kecuali dengan yang setipe dan sejenis (satu sama sifatnya). Maka hendaknya kalian berteman dengan hamba-hamba Allah yang shalih agar kalian bersama mereka atau seperti mereka.”
Ditanyakan kepada Sufyan rahimahullah, “Kepada siapa kami bermajelis?” Beliau menjawab, “Seseorang yang jika engkau melihatnya engkau ingat Allah 'Azza wa jalla, amalannya mendorong kalian kepada akhirat, dan ucapannya menambah ilmu kalian.” (Lihat Min Hadyis Salaf hal. 54-55)
Ibnu Hibban rahimahullah berkata, “Seorang yang berakal tidak akan bersahabat dengan orang-orang jahat.”
Beliau juga berkata: “Empat hal yang termasuk kebahagiaan seseorang: Istri yang senantiasa taat kepadanya, anak-anak yang shalih, teman-teman yang baik, dan rezekinya di negerinya.” (Lihat Ni’matul Ukhuwah hal. 22)
Cara Agar Punya Banyak Teman
Punya banyak teman memang menyenangkan dan banyak keuntungan bisa kita dapat. Hal yang perlu diperhatikan dalam Cara Agar Punya Banyak Teman seperti berikut ini.
Laura Gilbert, penulis freelance di sejumlah media seperti Maxim, Health, The Knot, dan Stuff, mengatakan, ada beberapa hal yang membuat orang mudah berteman dengan orang yang baru dijumpai, yang dikutip KOMPAS.com berikut :
Tersenyum dan melambaikan tangan Biasakan tersenyum, lambaikan tangan, anggukkan kepala, apa saja yang memberi kesan Anda orang yang ramah. Jika sering dilakukan, hal ini akan menjadi kebiasaan baru yang terjadi secara alami.
Membuka pembicaraan Menurut Susan RoAne, penulis How to Create Your Own Luck and What Do I Say Next, rahasia orang yang mudah berteman adalah menganggap hal-hal di sekitarnya sebagai peluang untuk mulai berbicara, dan bukannya menunggu disapa.
Gunakan pertanyaan terbuka Cari topik yang sama-sama Anda ketahui atau Anda rasakan di sekitar Anda. Agar pembicaraan tidak sekadar menjadi basa-basi, tanyakan pendapat teman baru Anda itu. Lemparkan sebuah topik yang jawabannya akan lebih panjang daripada sekadar "ya" dan "tidak".
Berhenti bicara pada waktunya Tidak ada orang yang senang mendengarkan orang lain yang hanya membicarakan dirinya sendiri. Maka, Anda harus tahu kapan harus berhenti dan memberi kesempatan orang tersebut bicara.
Bila suatu saat Anda berkesempatan membuka obrolan dengan seseorang yang baru Anda kenal, lontarkan sedikitnya tiga pertanyaan. Hal itu akan memberikan celah pada orang lain untuk terbuka pada Anda, dan merasa dihargai. Ketika mereka merasa dihargai, mereka pasti akan berusaha ngobrol lebih banyak bersama Anda.
Ada juga Tips Punya Banyak Teman seperti di AnneAhira.com berikut :
Jangan sia-siakan teman
Saat masih bersekolah, kita memiliki banyak teman. Namun, kita hanya bersahabat dengan sejumlah orang saja. Saat beranjak lebih tua, jumlah teman biasanya menurun drastis.
Hubungi kembali teman-teman lama
Bertemu dengan teman masa kecil biasanya menyenangkan karena membawa kenangan lama.
Bergabung dengan orang yang memiliki minat yang sama
Bergabunglah dalam suatu Klub atau Komunitas, disamping banyak teman juga banyak manfaatnya.
Tahan emosi
Emosi, terutama rasa marah, amat berbahaya dalam pertemanan.
Tidak memilih
Berlatihlah untuk bisa berteman dengan siapa saja, dari latar belakang apa pun.
Penerimaan tanpa syarat
Penerimaan tanpa syarat adalah suatu kondisi saat kita diterima untuk semua kekurangan dan kelebihan kita, tanpa adanya syarat apapun. Masih dalam Tips Agar Mempunyai Banyak Teman dan Sahabat lainya dari Majalah :
Bersahabat Secara Sehat
- Saling menerima apa adanya
- Saling mendukung dan mengingatkan
- Hargai sahabat
- Berani mengungkapkan perasaan
- Beri perhatian
Mengingat Nama Kenalan Baru
- Dengarkan baik-baik saat Dia bicara
- Minta mengulangi namanya
- Perhatikan ciri fisik khasnya
- Mengaitkan nama dengan sesuatu
- Tulis di dalam diary
- Ceritakan kepada teman dekat Perhatikan juga cuplikan Tips Cara Membuat / Mencari Teman / Kawan / Sahabat / Sobat Yang Banyak, Baik Dan Benar dari organisasi.org berikut :
Kriteria Teman Yang Baik Yang Harus Kita Dekati :
- Jujur Dapat Dipercaya
- Suka Menolong Tanpa Pamrih
- Rajin Beribadah Dengan Toleransi
- Tidak Membeda-bedakan Orang
- Tidak Suka Kehidupan Hitam / Kriminal
- Rajin Mengikuti Kegiatan Sosial
- Menyayangi Keluarganya
- Menjauhi Narkoba, Seks Bebas, Minuman Keras dll.
Cara Untuk Berteman Dengan Banyak Orang Dengan Mudah :
1. Tidak Sok Kenal Sok Dekat / SKSD
2. Tidak Pilih-Pilih Teman
3. Aktif Kegiatan Sosial Dan Membantu Sesama
4. Sopan Santun, Ramah, Rendah Hati Dan Mengalah
5. Jangan Membuat / mencari Musuh..
Terimakasih :
Majalah Girls
Kompas.com
AnneAhira.com
Organisasi.Org
id.answers.yahoo.com
Facebook.com
id.wikipedia.org
Laura Gilbert, penulis freelance di sejumlah media seperti Maxim, Health, The Knot, dan Stuff, mengatakan, ada beberapa hal yang membuat orang mudah berteman dengan orang yang baru dijumpai, yang dikutip KOMPAS.com berikut :
Tersenyum dan melambaikan tangan Biasakan tersenyum, lambaikan tangan, anggukkan kepala, apa saja yang memberi kesan Anda orang yang ramah. Jika sering dilakukan, hal ini akan menjadi kebiasaan baru yang terjadi secara alami.
Membuka pembicaraan Menurut Susan RoAne, penulis How to Create Your Own Luck and What Do I Say Next, rahasia orang yang mudah berteman adalah menganggap hal-hal di sekitarnya sebagai peluang untuk mulai berbicara, dan bukannya menunggu disapa.
Gunakan pertanyaan terbuka Cari topik yang sama-sama Anda ketahui atau Anda rasakan di sekitar Anda. Agar pembicaraan tidak sekadar menjadi basa-basi, tanyakan pendapat teman baru Anda itu. Lemparkan sebuah topik yang jawabannya akan lebih panjang daripada sekadar "ya" dan "tidak".
Berhenti bicara pada waktunya Tidak ada orang yang senang mendengarkan orang lain yang hanya membicarakan dirinya sendiri. Maka, Anda harus tahu kapan harus berhenti dan memberi kesempatan orang tersebut bicara.
Bila suatu saat Anda berkesempatan membuka obrolan dengan seseorang yang baru Anda kenal, lontarkan sedikitnya tiga pertanyaan. Hal itu akan memberikan celah pada orang lain untuk terbuka pada Anda, dan merasa dihargai. Ketika mereka merasa dihargai, mereka pasti akan berusaha ngobrol lebih banyak bersama Anda.
Ada juga Tips Punya Banyak Teman seperti di AnneAhira.com berikut :
Jangan sia-siakan teman
Saat masih bersekolah, kita memiliki banyak teman. Namun, kita hanya bersahabat dengan sejumlah orang saja. Saat beranjak lebih tua, jumlah teman biasanya menurun drastis.
Hubungi kembali teman-teman lama
Bertemu dengan teman masa kecil biasanya menyenangkan karena membawa kenangan lama.
Bergabung dengan orang yang memiliki minat yang sama
Bergabunglah dalam suatu Klub atau Komunitas, disamping banyak teman juga banyak manfaatnya.
Tahan emosi
Emosi, terutama rasa marah, amat berbahaya dalam pertemanan.
Tidak memilih
Berlatihlah untuk bisa berteman dengan siapa saja, dari latar belakang apa pun.
Penerimaan tanpa syarat
Penerimaan tanpa syarat adalah suatu kondisi saat kita diterima untuk semua kekurangan dan kelebihan kita, tanpa adanya syarat apapun. Masih dalam Tips Agar Mempunyai Banyak Teman dan Sahabat lainya dari Majalah :
Bersahabat Secara Sehat
- Saling menerima apa adanya
- Saling mendukung dan mengingatkan
- Hargai sahabat
- Berani mengungkapkan perasaan
- Beri perhatian
Mengingat Nama Kenalan Baru
- Dengarkan baik-baik saat Dia bicara
- Minta mengulangi namanya
- Perhatikan ciri fisik khasnya
- Mengaitkan nama dengan sesuatu
- Tulis di dalam diary
- Ceritakan kepada teman dekat Perhatikan juga cuplikan Tips Cara Membuat / Mencari Teman / Kawan / Sahabat / Sobat Yang Banyak, Baik Dan Benar dari organisasi.org berikut :
Kriteria Teman Yang Baik Yang Harus Kita Dekati :
- Jujur Dapat Dipercaya
- Suka Menolong Tanpa Pamrih
- Rajin Beribadah Dengan Toleransi
- Tidak Membeda-bedakan Orang
- Tidak Suka Kehidupan Hitam / Kriminal
- Rajin Mengikuti Kegiatan Sosial
- Menyayangi Keluarganya
- Menjauhi Narkoba, Seks Bebas, Minuman Keras dll.
Cara Untuk Berteman Dengan Banyak Orang Dengan Mudah :
1. Tidak Sok Kenal Sok Dekat / SKSD
2. Tidak Pilih-Pilih Teman
3. Aktif Kegiatan Sosial Dan Membantu Sesama
4. Sopan Santun, Ramah, Rendah Hati Dan Mengalah
5. Jangan Membuat / mencari Musuh..
Terimakasih :
Majalah Girls
Kompas.com
AnneAhira.com
Organisasi.Org
id.answers.yahoo.com
Facebook.com
id.wikipedia.org
1.
Tidur yang teratur dan cukup, pola tidur yang sehat sebenarnya dari jam
9 malam sampai dengan jam 6 pagi. Karena jam tidur yang normal dan
sehat adalah 8-9 jam. Jika
anda tidur kurang atau lebih dari 8-9 jam, akan ada kemungkinan anda
akan mengalami sesuatu yang membuat anda menjadi tidak sehat. Jadi
ingat!!! tidur yang yang cukup itu sangat penting.
2. Makan makanan 4 sehat 5 sempurna juga merupakan pola makan yang sehat, dan minimal 3 kali sehari. Adapun makanan 4 sehat 5 sempurna tidak perlu saya jelaskan disini, akan dapat mengetahui dengan melihat artikel saya yang lain disini : Apa Saja Menu Makanan 4 Sehat 5 Sempurna yang Baik Kesehatan
3. Jika anda seorang pekerja, jam kerja anda maksimal 10 jam saja, jika lebih dari itu ditakutkan tubuh anda akan rentan terhadap penyakit karena terlalu berlebihan dalam penggunaannya dalam bekerja.
Karena tubuh memerlukan istirahat juga untuk mengembalikannya ke keadaan yang normal kembali.
Jika tubuh anda dalam keadaan tidak normal, makanya ada kemungkinan anda akan mudah terserang penyakit.
4. Jauhi rokok, makanan cepat saji, minuman beralkohol dan lainnya yang dapat merusak organ tubuh anda.
5. Dan yang terakhir teratur dalam berolahraga, minimal 3 kali seminggu. Karena olahraga sangatlah penting dalam menjaga keseimbangan tubuh anda dan dapat menjaga tubuh anda tetap bugar. Baca juga : Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Bugar - See more at: http://www.duniainformasikesehatan.com/2013/06/cara-menjalani-pola-hidup-sehat-yang.html#sthash.FSdBwrxO.dpuf
2. Makan makanan 4 sehat 5 sempurna juga merupakan pola makan yang sehat, dan minimal 3 kali sehari. Adapun makanan 4 sehat 5 sempurna tidak perlu saya jelaskan disini, akan dapat mengetahui dengan melihat artikel saya yang lain disini : Apa Saja Menu Makanan 4 Sehat 5 Sempurna yang Baik Kesehatan
3. Jika anda seorang pekerja, jam kerja anda maksimal 10 jam saja, jika lebih dari itu ditakutkan tubuh anda akan rentan terhadap penyakit karena terlalu berlebihan dalam penggunaannya dalam bekerja.
Karena tubuh memerlukan istirahat juga untuk mengembalikannya ke keadaan yang normal kembali.
Jika tubuh anda dalam keadaan tidak normal, makanya ada kemungkinan anda akan mudah terserang penyakit.
4. Jauhi rokok, makanan cepat saji, minuman beralkohol dan lainnya yang dapat merusak organ tubuh anda.
5. Dan yang terakhir teratur dalam berolahraga, minimal 3 kali seminggu. Karena olahraga sangatlah penting dalam menjaga keseimbangan tubuh anda dan dapat menjaga tubuh anda tetap bugar. Baca juga : Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Bugar - See more at: http://www.duniainformasikesehatan.com/2013/06/cara-menjalani-pola-hidup-sehat-yang.html#sthash.FSdBwrxO.dpuf
Tips-Tips Cara Berteman Yang Baik
v Tips-tips Cara Berteman Yang Baik
1.
Bersikaplah
ramah
Jika kamu
ramah siapapun akan merasa nyaman di dekatmu, dan jika sudah begitu teman-teman
yang ingin mengenalkannya kepadamu pun
akan berkata 'kenalan aja, dia baek kok", dan akan menambahkan
banyak teman-temanmu.
Bagaimana
ramah itu?. Mudah saja, pastinya kamu jangan memasang lagak layaknya orang yang
disegani, cerahkan wajahmu dalam artian hiasi dengan senyum kecil, karena
ingat, orang yang senyum memiliki aura berbeda. Mudah-mudahlah bergaul, tapi
jangan bergaul ke arah yang salah dan jangan sesekali kamu ceplas-ceplos yang
justru secara tidak langsung menyinggung perasaan orang lain karena itu sudah
menjadi nilai minus.
- Pintar-pintarlah bercanda
Karena itu
salah satu jalur membuka banyak teman, biasanya dengan begitu obrolan pun
terasa segar sehingga kamu dinilai baik oleh orang.
- Jangan pilih-pilih
Bergaullah
dengan siapa saja tanpa memandang status atau sosialnya kecuali terhadap mereka
yang pergaulannya justru menjerumuskan, jauhkan pelan-pelan..agar kita tidak
terbawa mereka dan tidak pula menyinggung mereka jadi kamu bisa berkawan dengan
siapapun.
4. bersahabat yang sehat
terima apa
adanya, juga bersyukur kita punya sahabat sebaik dia. saling mendukung dan
jangan sedih bila temen senang. hargai sahabat kita dan jangan mempermalukan dia
pada orang lain. kalau kamu kecewa terhadap sahabat kamu, berbicaralah dengan
baik, jangan dipendam. terakhir kamu harus beri dia perhatian agar kebaikan
kecil kita pun membekas di hatinya
5. menerima perbedaan
kalau ingin
bergaul baik, langkah awalnya harus tidak membeda-bedakan teman, karena kalau
membeda-bedakan teman, kalau yang beda itu banyak, gimana mau punya banyak teman?
- menjadi pendengar yang baik
kalo teman kita itu curhat, jadilah kita pendengar pasif, yang hanya
mendengarkan 1 arah dan tidak memberikan masukan apa-apa. kalo dia bicara karna
ingin mengakrabkan diri dengan kitat, jadilah pendengar aktif, selain sabar
mendengar n menyimak pembicaraannya, kita juga berbicara tentang diri kita
- harus bisa dipercaya
kita bisa dipercaya kalo kita nepatin janji kita, jujur terhadap teman,
konsisten pada pendirian (tidak plin plan), bisa diandalakan(bisa
mempertanggung jawabkan tugas dengan baik) dan bisa memegang rahasia(tidak
bocor)
belajar efektif
Berikut Ini Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Menghadapi Ujian
1. Belajar Kelompok
Bosan belajar sendirian? Coba saja belajar secara kelompok bareng teman. Belajar kelompok merupakan salah satu belajar yang baik dan efektif. Dengan belajar kelompok kegiatan belajar akan menjadi sangat menyenangkan karena ada temannya. Belajar secara kelompok sebaiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar bisa termotivasi dan ketularan pintar.
2. Coba Rajin Membuat Catatan Atau Intisari Dari PelajaranBosan belajar sendirian? Coba saja belajar secara kelompok bareng teman. Belajar kelompok merupakan salah satu belajar yang baik dan efektif. Dengan belajar kelompok kegiatan belajar akan menjadi sangat menyenangkan karena ada temannya. Belajar secara kelompok sebaiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar bisa termotivasi dan ketularan pintar.
Setiap
bab pelajaran selalu ada bagian-bagian yang penting. Nah bagian yang
penting ini sebaiknya dibuat catatan di buku tersendiri. Cara belajar yang baik dengan merangkum bahan atau materi pelajaran juga sangat berguna saat menghadapi ujian.
3. Selalau Disiplin Dan Tekun Dalam Belajar
Yang penting di sini adalah kualitas belajarnya. Walaupun hanya 1-2 jam sehari tapi kalau di lakukan setiap hari pasti akan lebih baik dari pada belajar dalam waktu yang sangat lama pada waktu tertentu saja. Misalnya hanya belajar kalau ada ulangan atau ujian saja.
Yang penting di sini adalah kualitas belajarnya. Walaupun hanya 1-2 jam sehari tapi kalau di lakukan setiap hari pasti akan lebih baik dari pada belajar dalam waktu yang sangat lama pada waktu tertentu saja. Misalnya hanya belajar kalau ada ulangan atau ujian saja.
4. Bertanya Kalau Belum Paham
Biasanya saat guru selesai membahas satu mata pelajaran akan bertanya pada murid muridnya. Apakah sudah jelas? Jangan ragu dan takut untuk bertanya kalau memang kurang paham atau kurang mengerti.
Biasanya saat guru selesai membahas satu mata pelajaran akan bertanya pada murid muridnya. Apakah sudah jelas? Jangan ragu dan takut untuk bertanya kalau memang kurang paham atau kurang mengerti.
5. Hindari Sukap Tidak Jujur
Sekarang ini banyak siswa membuat catatan untuk mencontek saat ada ulangan atau ujian. Dengan belajar dengan jadwal yang teratur seorang murid akan selalu siap jika ada ulangan dadakan dan tidak perlu mencontek. Bagaimana dengan tips cara belajar yang baik diatas mungkin masih belum bisa meningkatkan hasil belajar anda?
Cara Belajar Yang Baik Ini masih ada beberapa tips cara belajar yang baik efektif dan efisien dari blog UMY, silahkan disimak..Sekarang ini banyak siswa membuat catatan untuk mencontek saat ada ulangan atau ujian. Dengan belajar dengan jadwal yang teratur seorang murid akan selalu siap jika ada ulangan dadakan dan tidak perlu mencontek. Bagaimana dengan tips cara belajar yang baik diatas mungkin masih belum bisa meningkatkan hasil belajar anda?
Tips Cara Belajar yang Baik
1. Ciptakan suasana yang kondusif
Dalam belajar, kamu harus menciptakan suasana yang kondusif, nyaman dan tenang untuk belajar.
Cara ini merupakan salah satu cara belajar yang baik karena
bagaimanapun jika ingin materi yang kamu pelajari itu bener-bener masuk
ke otakmu, kamu harus tenang dan dalam keadaan yang nyaman. Sehingga
nggak mengganggu konsentrasi. Belajar di luar ruangan mungkin adalah
pilihan yang cukup baik, karena selain lebih fresh, kita juga bisa lebih
tenang dan nggak penat dalam belajar.
2. Lihat garis besarnya dahulu
Tips cara belajar yang baik
dengan melihat garis besar materi. Jika membaca bahan pelajaran yang
baru, jangan langsung menceburkan diri kedalamnya. Kamu bisa lebih
meningkatkan pemahaman bila melihat sepintas garis besarnya. Lihatlah
semua subjudul, keterangan gambar dan ringkasan yang ada. Jik membaca
bacaan yang cukup panjang, maka bacalah dahulu kalimat pertama dari
setiap paragrafnya.
3. Buatlah catatan intisari dari bahan pelajaran
Tips cara belajar dengan teknik
meringkas intisari dari pelajaran. Kalau kamu meringkas materi dari
setiap bahan pelajaran ke dalam sebuah catatan kecil, maka akan sangat
membantumu mengingat bahan pelajaran itu. Pada saat kamu menulisnya,
kamu pasti membaca materinya lagi, bener kan? Itu akan membuatmu cepat
hafal materinya. Sebaiknya catatan itu ditulis kedalam buku kecil atau
kertas yang bisa dibawa kemana-mana, sehingga bisa dibaca kapan dan
dimanapun kamu berada. Tips Cara belajar yang baik bukan?
4. Berlatihlah tehnik kemampuan mengingat
Cara Belajar Yang Baik dengan teknik kemampuan mengingat. Agar lebih mudah kamu ingat sebaiknya materi yang akan kamu hafal itu diubah menjadi sebuah singkatan atau kata kunci (Mnemonics)
dengan formulasi yang mudah diingat-ingat. Seperti MeJiKuHiBiNiU untuk
singkatan-singkatan dari warna pelangi, yaitu Merah, Jingga, Kuning,
Hijau, Biru, Nila dan Ungu. Walaupun kamu jika menghafal langsung dalam 1
minggu sudah lupa, dengan menggunakan mnemonics seperti ini kamu bisa ingat sampai puluhan tahun lamanya.
5. Belajarlah dengan tekun dan rutin.
Tips cara belajar yang baik
dan paling ampuh adalah dengan tekun dan rutin. Belajar tepat waktu dan
serius juga sangat berpengaruh dalam peningkatan prestasi belajar,
apabila kamu jarang belajar maupun hanya belajar jika akan ada ulangan
pasti prestasinya gak akan maksimal. Jadi belajarlah dengan tekun dan
rutin selagi ada waktu untuk belajar. Juga jangan belajar dengan
tergesa-gesa pada hari terakhir sebelum ulangan, cara belajar yang baik
seperti itu hasilnya juga nggak akan maksimal.
Demikian beberapa tips cara belajar yang baik efektif dan efisien untuk anda coba, semoga sukses!!Read more: TIPS BELAJAR >> Cara Belajar Yang Baik
sejarah bola voli
Bola voli merupakan olahraga yang dimainkan beregu atau disebut juga
dengan tim, setiap tim memainkan 6 orang dalam sebuah pertandingan dan
bisa digantikan dengan pemain cadangan jika ada pemain yang mengalami
cidera. Permainan bola voli merupakan permainan yang menggunakan tangan
dan diperbolehkan menggunakan kaki. Manfaat melakukan olahraga bola voli
juga sangat banyak, selain untuk melatih kekuatan tangan, olahraga ini
juga menggerakan kaki untuk berlari, melompat sehingga dapat melatih
kelenturan dan kekuatan kaki dan tangan.
Kemudian permainan bola voli dimainkan di lapangan yang terbuka dan dapat juga di lapangan tertutup. Lapangan bola voli dengan menggunakan panjang 18 meter dan lebar 9 meter.Pemenang dalam olahraga voli ini ditentukan dengan banyaknya poin yang didapat dari bola yang masuk ke dalam area lawan.Jika bola keluar maka point yang di dapat untuk lawan.
Permainan bola voli telah dikenal sejak abad pertengahan, terutama Romawi. Kemudian permainan ini diperkenalkan di Jerman pada tahun 1893 dengan nama “faustball”, dua tahun kemudian olahraga ini diciptakan William G.Morgan pada tahun 1895. William G.Morgan adalah Direktur YMCA (Young Men Christian Association) di kota Holyoke, negara bagian Massachusetts, Amerika Serikat mencoba permainan semacamnya yang diberi nama minonette. Dasar yang digunakan permainan minonette adalah memukul-mukul bola hilir mudik di udara, maka permainan minonette ini kemudian diubah menjadi bola voli.
Bola voli ini cepat meluas ke seluruh dunia karena digemari oleh masyarakat. Bola voli dipertandingkan pertama kali mulai tahun 1974 di polandia. Kemudian pad a tahun 1948 induk organisasi bola voli dunia dibentuk yang berkedudukan di Paris dengan nama IVBF (International Volley Ball Federation) yang beranggotakan 15 negara.
Bola voli masuk ke indonesia pada tahun 1928 semasa penjajahan Belanda. Permainan bola voli ini sangat cepat perkembangannya di seluruh indonesia.Dan bola voli ini termasuk salah satu cabang olahraga yang diresmikan di indonesia. Kemudian tanggal 22 Januari 1955 lahirlah PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) dengan diketuai oleh W.J.Latumenten.Setelah terciptanya induk organisasi bola voli ini, maka pada tanggal 28 sampai 30 mei 1955 diadakan kongres dan kejuaraan nasional yang pertama di Jakarta.
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai sejarah permainan bola voli di dunia Internasional dan Indonesia, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi seluruh pembaca, anda juga bisa membaca posting lain di halaman ini
Kemudian permainan bola voli dimainkan di lapangan yang terbuka dan dapat juga di lapangan tertutup. Lapangan bola voli dengan menggunakan panjang 18 meter dan lebar 9 meter.Pemenang dalam olahraga voli ini ditentukan dengan banyaknya poin yang didapat dari bola yang masuk ke dalam area lawan.Jika bola keluar maka point yang di dapat untuk lawan.
Permainan bola voli telah dikenal sejak abad pertengahan, terutama Romawi. Kemudian permainan ini diperkenalkan di Jerman pada tahun 1893 dengan nama “faustball”, dua tahun kemudian olahraga ini diciptakan William G.Morgan pada tahun 1895. William G.Morgan adalah Direktur YMCA (Young Men Christian Association) di kota Holyoke, negara bagian Massachusetts, Amerika Serikat mencoba permainan semacamnya yang diberi nama minonette. Dasar yang digunakan permainan minonette adalah memukul-mukul bola hilir mudik di udara, maka permainan minonette ini kemudian diubah menjadi bola voli.
Bola voli ini cepat meluas ke seluruh dunia karena digemari oleh masyarakat. Bola voli dipertandingkan pertama kali mulai tahun 1974 di polandia. Kemudian pad a tahun 1948 induk organisasi bola voli dunia dibentuk yang berkedudukan di Paris dengan nama IVBF (International Volley Ball Federation) yang beranggotakan 15 negara.
Bola voli masuk ke indonesia pada tahun 1928 semasa penjajahan Belanda. Permainan bola voli ini sangat cepat perkembangannya di seluruh indonesia.Dan bola voli ini termasuk salah satu cabang olahraga yang diresmikan di indonesia. Kemudian tanggal 22 Januari 1955 lahirlah PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) dengan diketuai oleh W.J.Latumenten.Setelah terciptanya induk organisasi bola voli ini, maka pada tanggal 28 sampai 30 mei 1955 diadakan kongres dan kejuaraan nasional yang pertama di Jakarta.
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai sejarah permainan bola voli di dunia Internasional dan Indonesia, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi seluruh pembaca, anda juga bisa membaca posting lain di halaman ini
Tips Bermain Sepak Bola Biar Jadi Pemain Handal
Tips Bermain Sepak Bola Biar Jadi Pemain Handal
Tips bermain sepak bola ini sakan
saya bagikan secara cuma-cuma alias gratis. Saya berharap anda juga
mencontoh apa yang saya lakukan namun kalau anda belum menjadi pemain
sepak bola yang handal jangan mudah putus asa ya, berarti anda butuh
waktu lebih untuk hal ini.
1. Palajari Peraturan Sepak Bola
Mungkin ini lebih ke teori atau knowlegde yang bisa anda bangun agar anda memahami betul apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan dalam sepak bola. Cara mempelajarinya bisa dilihat di artikel saya mengenai peraturan sepak bola yang dikeluarkan FIFA. Dengan mempelajari aturan main jelas anda memiliki poin penting bagaimana anda bisa membela diri apabila merasa dirugikan dalam satu permainan atau menghindari mendapat kartu karena anda bisa mempertimbangkan sebelum melakukan pelanggaran.
Mungkin ini lebih ke teori atau knowlegde yang bisa anda bangun agar anda memahami betul apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan dalam sepak bola. Cara mempelajarinya bisa dilihat di artikel saya mengenai peraturan sepak bola yang dikeluarkan FIFA. Dengan mempelajari aturan main jelas anda memiliki poin penting bagaimana anda bisa membela diri apabila merasa dirugikan dalam satu permainan atau menghindari mendapat kartu karena anda bisa mempertimbangkan sebelum melakukan pelanggaran.
2. Kuasai Teknik Dasar Bermain Sepak Bola
Setelah anda mempunyai pengetahuan terhadap sepak bola, anda bisa melakukan latihan teknik dasar. Teknik dasar ini menjadi pondasi teknik bermain, anda bisa berlatih bagaimana melakukan dribbling, passing, heading dll. Untuk lebih lengkapnya saya anjurkan untuk membaca artikel mengenai teknik dasar permainan sepak bola.
Setelah anda mempunyai pengetahuan terhadap sepak bola, anda bisa melakukan latihan teknik dasar. Teknik dasar ini menjadi pondasi teknik bermain, anda bisa berlatih bagaimana melakukan dribbling, passing, heading dll. Untuk lebih lengkapnya saya anjurkan untuk membaca artikel mengenai teknik dasar permainan sepak bola.
3. Latihan Rutin
Latihan rutin merupakan cara efektif untuk bermain sepak bola. Apapun yang dilakukan secara rutin membuat anda lebih mudah untuk menguasainya. Anda bisa melalukan latihan teknik dasar yang telah anda pelajari sebelumnya. Untuk meningkatkan kualitas diri anda anda bisa mengikuti tips selanjutnya yaitu gabung dengan SSB / perkumpulan sepak bola
Latihan rutin merupakan cara efektif untuk bermain sepak bola. Apapun yang dilakukan secara rutin membuat anda lebih mudah untuk menguasainya. Anda bisa melalukan latihan teknik dasar yang telah anda pelajari sebelumnya. Untuk meningkatkan kualitas diri anda anda bisa mengikuti tips selanjutnya yaitu gabung dengan SSB / perkumpulan sepak bola
4. Gabung dengan Sekolah Sepak Bola /SSB
Dengan mengikuti SSB anda akan mempunyai peluang menunjukkan kemampuan anda dan mengasah cara bermain sepak bolamu. Sebaiknya mengikuti SSB sejak kecil, namun kalau kamu udah terlanjur gede ikut saja tim sepak bola persatuan. Kenapa saya menyarankan untuk gabung ke persatuan sepak bola / SSB ? jawabannya ada di tips kelima
Dengan mengikuti SSB anda akan mempunyai peluang menunjukkan kemampuan anda dan mengasah cara bermain sepak bolamu. Sebaiknya mengikuti SSB sejak kecil, namun kalau kamu udah terlanjur gede ikut saja tim sepak bola persatuan. Kenapa saya menyarankan untuk gabung ke persatuan sepak bola / SSB ? jawabannya ada di tips kelima
5. Mengikuti Pertandingan / Kompetisi
Kalau kamu cuma belajar sendiri, kecil kemungkinan kamu bisa menimba ilmu dari orang lain di luar sana. Dengan adanya kompetisi, kamu bisa mengukur kemampuanmu dalam sepak bola, mengukur kontribusi kamu dalam tim. nah bagaimana jika tidak gabung dengan SSB ? ya coba aja ikut kompetisi di kampung-kampung, tidak berbeda jauh kok yang penting coba ukur kemampuan kamu bermain secara tim. Ketika kamu berhasil menjadi bagian tim, kamu pasti akan memperoleh kesempatan lainnya seperti promosi, diajak teman gabung dengan timnya, dll.
Kalau kamu cuma belajar sendiri, kecil kemungkinan kamu bisa menimba ilmu dari orang lain di luar sana. Dengan adanya kompetisi, kamu bisa mengukur kemampuanmu dalam sepak bola, mengukur kontribusi kamu dalam tim. nah bagaimana jika tidak gabung dengan SSB ? ya coba aja ikut kompetisi di kampung-kampung, tidak berbeda jauh kok yang penting coba ukur kemampuan kamu bermain secara tim. Ketika kamu berhasil menjadi bagian tim, kamu pasti akan memperoleh kesempatan lainnya seperti promosi, diajak teman gabung dengan timnya, dll.
6. Cari Posisi Bermain yang Pas Buat Kamu
Nah bagian ini kamu sendiri yang lebih tau, kalau saya boleh menyarankan kamu bisa minta pelatih untuk menempatkan posisi yang kamu sukai dan berikan kontribusi dari posisi yang diberikan oleh pelatih. Lalu bagaimana yang belum tau posisi yang cocok? Anda bisa meminta pelatih untuk membiarkan anda bermain di segala posisi, tentu saja ini dilakukan pada saat latihan saja, misalnya pada hari senin minta diposisi gelangdang, selasa striker, rabu menjadi bek, duh tiap hari latihannya, hehehe
Nah bagian ini kamu sendiri yang lebih tau, kalau saya boleh menyarankan kamu bisa minta pelatih untuk menempatkan posisi yang kamu sukai dan berikan kontribusi dari posisi yang diberikan oleh pelatih. Lalu bagaimana yang belum tau posisi yang cocok? Anda bisa meminta pelatih untuk membiarkan anda bermain di segala posisi, tentu saja ini dilakukan pada saat latihan saja, misalnya pada hari senin minta diposisi gelangdang, selasa striker, rabu menjadi bek, duh tiap hari latihannya, hehehe
7. Cari Referensi
Cara bermain sepak bola juga dapat kamu asah dengan menonton tutorial di Youtube, ada banyak tutorial disana seperti bagaimana melakukan trik melewati lawan, bagaimana harus menghadapi lawan dan masih banyak lagi yang lain.
Cara bermain sepak bola juga dapat kamu asah dengan menonton tutorial di Youtube, ada banyak tutorial disana seperti bagaimana melakukan trik melewati lawan, bagaimana harus menghadapi lawan dan masih banyak lagi yang lain.
Nah itu dia caranya menjadi pemain sepak
bola yang bagus, kalau kamu tidak punya bakat dari lahir berarti kamu
punya waktu yang lebih lama untuk dihabiskan dalam latihan sepak bola,
tidak perlu menyalahkan bakat, karena menurut saya jika kamu memiliki
passion dibidang itu pasti deh kamu bisa menguasainya. inilah caraku
bermain sepak bola, bagimana dengan caramu?
Senin, 19 Januari 2015
CARA JITU MENGHADAPI UJIAN NASIONAL 2011
Tidak
dipungkiri bahwa menjelang Ujian Nasional banyak di kalangan orang
tua, guru, lebih khusus bagi siswa itu sendiri bertambah “stress”nya.
Banyak cara agar peserta UN (siswa) itu lulus, seperti les di sekolah,
di lembaga bimbingan, atau les privat. Itu semua berkaitan dengan
persiapan materi.
Bagaimana tentang perilaku atau apa yang perlu dipersiapkan menjelang, saat, dan usai UN? Belum tentu banyak yang mengulas.
Bagaimana tentang perilaku atau apa yang perlu dipersiapkan menjelang, saat, dan usai UN? Belum tentu banyak yang mengulas.
Berikut ini pengalamanku selama memberikan tips kepada siswaku menjelang, saat, dan usai hari UN:
A. MENJELANG UJIAN NASIONAL
1. Pastikan anda sudah betul-betul siap dengan semua materinya. Jika belum segera belajar kembali melatih soal-soal model UN, terutama soal UN tahun sebelumnya.
2. Usahakan jangan belajar sendiri, belajarlah berkelompok, terutama kepada temanmu yang lebih pinter, agar kamu bisa mendapatkan “lebih banyak dan lebih cepat” dan tentunya merasa lebih siap.
3. Kurangi bahkan kalo bisa tiadakan kegiatan lain yang tidak berhubungan dengan UN, dan konsentrasikan pikiran dan tenaga hanya pada ujian nasional.
4. Jaga kesehatan, tambahi gizimu, jangan banyak melakukan perbuatan dosa, karena itu bisa merusak dan menghilangkan hafalan dan pemahamanmu terhadap materi UN.
5. Perbanyak atau tambahi waktu dan frekuensi belajarmu terutama untuk mata pelajaran yang menurutmu masih banyak mengalami kesulitan.
6. Bagi sekolah/guru/panitia UN, kumpulkan seluruh siswa dan beri motivasi terakhir sebelum hari H agar mereka lebih bersemangat dan lebih percaya diri. Saat itulah kita berikan tips-tips tertentu berkaitan dengan apa yang perlu dan tidak perlu dilakukan oleh siswa.
7. Untuk siswa, jadwal belajar di rumah diusahakan dibalik dari jadwal paling terakhir UN, sehingga saat menjelang kurang beberapa hari H, anda tinggal belajar mapel yang di UN-kan hari pertama.
Misalkan urutan jadwal UN-nya adalah B.Indonesia, Matematika, B.Inggris, dan IPA, maka belajarmu harian justru dari IPA lalu B.Inggris, Matematika, baru 1 hari sebelum hari H kamu belajar B. Indonesia.
Belajar yang saya maksud pada nomor 7 ini adalah pendalaman, bukan mengawali lagi. Pendalaman yang bisa dilakukan adalah dengan mengerjakan latihan model-model soal UN tahun lalu. Jika ada kesulitan, catat dan jangan malu serta jangan malas bertanya, segera tanyakan kepada temenmu yang pinter atau gurumu, atau siapa saja yang kamu percaya.
1. Pastikan anda sudah betul-betul siap dengan semua materinya. Jika belum segera belajar kembali melatih soal-soal model UN, terutama soal UN tahun sebelumnya.
2. Usahakan jangan belajar sendiri, belajarlah berkelompok, terutama kepada temanmu yang lebih pinter, agar kamu bisa mendapatkan “lebih banyak dan lebih cepat” dan tentunya merasa lebih siap.
3. Kurangi bahkan kalo bisa tiadakan kegiatan lain yang tidak berhubungan dengan UN, dan konsentrasikan pikiran dan tenaga hanya pada ujian nasional.
4. Jaga kesehatan, tambahi gizimu, jangan banyak melakukan perbuatan dosa, karena itu bisa merusak dan menghilangkan hafalan dan pemahamanmu terhadap materi UN.
5. Perbanyak atau tambahi waktu dan frekuensi belajarmu terutama untuk mata pelajaran yang menurutmu masih banyak mengalami kesulitan.
6. Bagi sekolah/guru/panitia UN, kumpulkan seluruh siswa dan beri motivasi terakhir sebelum hari H agar mereka lebih bersemangat dan lebih percaya diri. Saat itulah kita berikan tips-tips tertentu berkaitan dengan apa yang perlu dan tidak perlu dilakukan oleh siswa.
7. Untuk siswa, jadwal belajar di rumah diusahakan dibalik dari jadwal paling terakhir UN, sehingga saat menjelang kurang beberapa hari H, anda tinggal belajar mapel yang di UN-kan hari pertama.
Misalkan urutan jadwal UN-nya adalah B.Indonesia, Matematika, B.Inggris, dan IPA, maka belajarmu harian justru dari IPA lalu B.Inggris, Matematika, baru 1 hari sebelum hari H kamu belajar B. Indonesia.
Belajar yang saya maksud pada nomor 7 ini adalah pendalaman, bukan mengawali lagi. Pendalaman yang bisa dilakukan adalah dengan mengerjakan latihan model-model soal UN tahun lalu. Jika ada kesulitan, catat dan jangan malu serta jangan malas bertanya, segera tanyakan kepada temenmu yang pinter atau gurumu, atau siapa saja yang kamu percaya.
B. MALAM HARI UN
Inilah hari-hari terjadinya peningkatan “stress” pada siswa, terutama mereka yang berkemampuan rendah, dia akan baru merasa bahwa selama ini banyak sekali kekurangan akibat kemalasannya dalam belajar. Bagi siswa yang berkemampuan lebih cepat/pinter, maka dia hanya mengalami stress ringan, tidak lebih berat dari siswa pemalas tadi.
Lalu apa yang mesti sebaiknya dilakukan siswa pada malam hari H ujian nasional?
1. Persiapkan seluruh peralatan yang diperlukan atau akan dibawa besok paginya, seperti tas, buku, alat tulis, sepatu, kaos kaki, termasuk seragam yang akan dipakai, kartu peserta ujian, termasuk uang saku untuk perjalanan jika memang memerlukan. Pastikan pada malam hari itu semuanya sudah siap di tempatnya, sehingga usai mandi mau berangkat anda tidak perlu lagi stress memikirkan apa saja yang perlu dibawa.
Nampaknya ini hal kecil, namun ketika hal kecil itu terjadi saat kita tidak banyak waktu karena menghadapi sesuatu yang besar, maka bisa saja pikiran kita tidak lebih teliti, sehingga terkadang masih kita dapati siswa yang membawa peralatan. Kalau di tempatku sih khusus untuk kartu UN tidak boleh dibawa pulang, cukup disimpan oleh panitia UN di sekolah, dan pagi harinya tinggal ambil, serta usai UN hari itu juga diminta untuk mengembalikan lagi melalui ketua ruang ujian/teman mereka, agar tidak lupa.
2. Lihatlah kembali materi atau rumus apa saja yang masih terlupakan, dan segera pahami, jangan menunggu-nunggu.
3. Kurangi waktu belajarnya dan usahakan segera tidur (tidur awal atau tidur gasik), agar besok pagi bisa bangun lebih awal.
4. Kalau anda bisa bangun lebih awal dan masih ada waktu, selepas subuh sebelum mandi pagi, bisa digunakan untuk memperdalam kembali apa-apa yang kurang.
5. Usahakan pagi hari itu anda mandi keramas, karena itu bisa membuat badan dan pikiran kita menjadi lebih fresh alias segar.
6. Ketika persiapan untuk berangkat, badan ini jangan disibukkan dengan berhias, sederhana atau seperlunya saja, agar pikiran kita masih fokus pada materi.
7. Pastikan anda aman, lancar selama perjalanan ke sekolah dan jangan sampai datang ke sekolah pada waktu yang mepet, atau bahkan terlambat. Jika sampai terlambat bisa membuat pikiran kamu tambah tidak konsen, segera saja minta surat ijin masuk ke ruang panitia UN. Juga jangan banyak cakap, apalagi banyak tertawa, apalagi malahan tertawa sendiri
Inilah hari-hari terjadinya peningkatan “stress” pada siswa, terutama mereka yang berkemampuan rendah, dia akan baru merasa bahwa selama ini banyak sekali kekurangan akibat kemalasannya dalam belajar. Bagi siswa yang berkemampuan lebih cepat/pinter, maka dia hanya mengalami stress ringan, tidak lebih berat dari siswa pemalas tadi.
Lalu apa yang mesti sebaiknya dilakukan siswa pada malam hari H ujian nasional?
1. Persiapkan seluruh peralatan yang diperlukan atau akan dibawa besok paginya, seperti tas, buku, alat tulis, sepatu, kaos kaki, termasuk seragam yang akan dipakai, kartu peserta ujian, termasuk uang saku untuk perjalanan jika memang memerlukan. Pastikan pada malam hari itu semuanya sudah siap di tempatnya, sehingga usai mandi mau berangkat anda tidak perlu lagi stress memikirkan apa saja yang perlu dibawa.
Nampaknya ini hal kecil, namun ketika hal kecil itu terjadi saat kita tidak banyak waktu karena menghadapi sesuatu yang besar, maka bisa saja pikiran kita tidak lebih teliti, sehingga terkadang masih kita dapati siswa yang membawa peralatan. Kalau di tempatku sih khusus untuk kartu UN tidak boleh dibawa pulang, cukup disimpan oleh panitia UN di sekolah, dan pagi harinya tinggal ambil, serta usai UN hari itu juga diminta untuk mengembalikan lagi melalui ketua ruang ujian/teman mereka, agar tidak lupa.
2. Lihatlah kembali materi atau rumus apa saja yang masih terlupakan, dan segera pahami, jangan menunggu-nunggu.
3. Kurangi waktu belajarnya dan usahakan segera tidur (tidur awal atau tidur gasik), agar besok pagi bisa bangun lebih awal.
4. Kalau anda bisa bangun lebih awal dan masih ada waktu, selepas subuh sebelum mandi pagi, bisa digunakan untuk memperdalam kembali apa-apa yang kurang.
5. Usahakan pagi hari itu anda mandi keramas, karena itu bisa membuat badan dan pikiran kita menjadi lebih fresh alias segar.
6. Ketika persiapan untuk berangkat, badan ini jangan disibukkan dengan berhias, sederhana atau seperlunya saja, agar pikiran kita masih fokus pada materi.
7. Pastikan anda aman, lancar selama perjalanan ke sekolah dan jangan sampai datang ke sekolah pada waktu yang mepet, atau bahkan terlambat. Jika sampai terlambat bisa membuat pikiran kamu tambah tidak konsen, segera saja minta surat ijin masuk ke ruang panitia UN. Juga jangan banyak cakap, apalagi banyak tertawa, apalagi malahan tertawa sendiri
C. PAGI HARI KETIKA SUDAH SAMPAI DI SEKOLAH/TEMPAT UJIAN
1. Silakan membuka atau mengingat kembali catatan jika memang itu kamu perlukan.
2. Jangan banyak ngerumpi dengan temanmu, dan jangan banyak tertawa, apalagi malah banyak lari-lari ke sana kemari hanya untuk urusan yang tidak perlu. Sekali lagi fokuskan otak hanya pada materi ujian. Bicaralah seperlunya saja, agar hapalanmu tidak rusak atau bahkan menghilang.
3. Kuasai dirimu agar kepercayaan dirimu kuat, percayalah bahwa kamu bisa mengerjakan soal dengan benar.
1. Silakan membuka atau mengingat kembali catatan jika memang itu kamu perlukan.
2. Jangan banyak ngerumpi dengan temanmu, dan jangan banyak tertawa, apalagi malah banyak lari-lari ke sana kemari hanya untuk urusan yang tidak perlu. Sekali lagi fokuskan otak hanya pada materi ujian. Bicaralah seperlunya saja, agar hapalanmu tidak rusak atau bahkan menghilang.
3. Kuasai dirimu agar kepercayaan dirimu kuat, percayalah bahwa kamu bisa mengerjakan soal dengan benar.
D. SAAT BERADA DI RUANG UJIAN/SELAMA MENGERJAKAN SOAL UN
1. Pastikan semua peralatan yang perlu dibawa sudah siap (pensil 2B, bolpoint, karet penghapu, pemes, atau yang lainnya. Kalau ditempatku sih, semua peralatan sudah diletakkan di atas meja peserta 1 hari sebelumnya seperti pensil 2B dan semacamnya, sehingga siswa masuk tinggal membawa kartu peserta saja.
2. Isilah identitasmu dengan teliti, hati-hati, dan benar.
3. Kerjakan soal dari yang kamu anggap paling mudah. Kalau di tempatku sih anak-anak saya minta mengerjakannya dari soal materi kelas 9, baru kelas 7 dan kemudian kelas 8, mengapa? Karena materi yang baru saja di terima adalah materi kelas 9, kelas 7 agak mudah dan kelas 8 yang biasanya justru paling sulit.
4. Gunakan kertas orek-orekan dengan cara dilipat 2 bagian, usahakan orek-orekannya juga urut dari kiri atas, ke bawah sampai paling bawah, baru ke kanan atas lipatan. Ini hal kecil, namun jika siswa tidak dibiasakan begitu, tahu-tahu kertas orek-orekannya cepat habis, kenapa? Karena dia semaunya sendiri.
5. Usahakan ada selingan sejenak dan jangan kamu pantheng mata ini untuk melihat soal selama 2 jam full, caranya? Kalau kelasmu membujur ke timur dan pintunya di bagian selatan dan kamu menghadap ke timur, berarti jendela ruangannya kan di sebelah utara, gunakan waktu sejenak untuk merefresh otakita dengan cara “Tengok kiri, ambil nafas, dan kembali” Kembali mengerjakan maksudnya. Jangan tengok kiri, tengok kan, apalagi tengok kiri, ambil nafas, dan nggak kembali
6. Jangan takut bertanya kepada pengawas kalau memang itu kamu tidak paham.
7. Usahakan gunakan waktu sepenuhnya (2 jam itu) untuk mengulang kembali barangkali masih ada yang belum dikerjakan. Anggaplah jawaban pertamamu itu jawaban yang salah, sehingga kamu perlu sekali untuk mengulang kembali jawaban. Jangan mau diminta segera keluar oleh pengawas, mungkin pengawas yang demikian itu hanya mau “honornya” saja. Yakinkan jawaban terakhirmu itu benar.
8. Jika sudah selesai mengerjakan, tidak perlu kamu bahas kembali soal yang barusan kamu kerjakan, karena kalau salah, kamu bisa bt dan kecewa, yang akhirnya bisa menambah kekecewaanmu serta membuat kamu merasa bersalah terus untuk mata pelajaran hari berikutnya. Cukuplah anda bertawakkal, menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Alloh ta’aalaa, sebab meskipun itu kamu bahas kembali, kamu tidak mungkin bisa mengulang kesempatan itu, kecuali kalau untuk ulangan harian tidak mengapa.
9. Segera saja pulang untuk persiapan hari berikutnya.
10. Jangan lupa banyak istighfar dan berdo’a.
1. Pastikan semua peralatan yang perlu dibawa sudah siap (pensil 2B, bolpoint, karet penghapu, pemes, atau yang lainnya. Kalau ditempatku sih, semua peralatan sudah diletakkan di atas meja peserta 1 hari sebelumnya seperti pensil 2B dan semacamnya, sehingga siswa masuk tinggal membawa kartu peserta saja.
2. Isilah identitasmu dengan teliti, hati-hati, dan benar.
3. Kerjakan soal dari yang kamu anggap paling mudah. Kalau di tempatku sih anak-anak saya minta mengerjakannya dari soal materi kelas 9, baru kelas 7 dan kemudian kelas 8, mengapa? Karena materi yang baru saja di terima adalah materi kelas 9, kelas 7 agak mudah dan kelas 8 yang biasanya justru paling sulit.
4. Gunakan kertas orek-orekan dengan cara dilipat 2 bagian, usahakan orek-orekannya juga urut dari kiri atas, ke bawah sampai paling bawah, baru ke kanan atas lipatan. Ini hal kecil, namun jika siswa tidak dibiasakan begitu, tahu-tahu kertas orek-orekannya cepat habis, kenapa? Karena dia semaunya sendiri.
5. Usahakan ada selingan sejenak dan jangan kamu pantheng mata ini untuk melihat soal selama 2 jam full, caranya? Kalau kelasmu membujur ke timur dan pintunya di bagian selatan dan kamu menghadap ke timur, berarti jendela ruangannya kan di sebelah utara, gunakan waktu sejenak untuk merefresh otakita dengan cara “Tengok kiri, ambil nafas, dan kembali” Kembali mengerjakan maksudnya. Jangan tengok kiri, tengok kan, apalagi tengok kiri, ambil nafas, dan nggak kembali
6. Jangan takut bertanya kepada pengawas kalau memang itu kamu tidak paham.
7. Usahakan gunakan waktu sepenuhnya (2 jam itu) untuk mengulang kembali barangkali masih ada yang belum dikerjakan. Anggaplah jawaban pertamamu itu jawaban yang salah, sehingga kamu perlu sekali untuk mengulang kembali jawaban. Jangan mau diminta segera keluar oleh pengawas, mungkin pengawas yang demikian itu hanya mau “honornya” saja. Yakinkan jawaban terakhirmu itu benar.
8. Jika sudah selesai mengerjakan, tidak perlu kamu bahas kembali soal yang barusan kamu kerjakan, karena kalau salah, kamu bisa bt dan kecewa, yang akhirnya bisa menambah kekecewaanmu serta membuat kamu merasa bersalah terus untuk mata pelajaran hari berikutnya. Cukuplah anda bertawakkal, menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Alloh ta’aalaa, sebab meskipun itu kamu bahas kembali, kamu tidak mungkin bisa mengulang kesempatan itu, kecuali kalau untuk ulangan harian tidak mengapa.
9. Segera saja pulang untuk persiapan hari berikutnya.
10. Jangan lupa banyak istighfar dan berdo’a.
AKU HANYA BISA BERDO’A SEMOGA KAMU BISA LANCAR MENGERJAKAN SOAL UN DAN LULUS, DENGAN NILAI YANG MEMUASKAN.
Langganan:
Postingan (Atom)





